MARKET DATA

Dana Renovasi Rumah Korban Banjir Sumatra Rp 4,7 T Sudah Cair

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
18 February 2026 11:38
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Tangkapan layar youtube TV Parlemen)
Foto: Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Tangkapan layar youtube TV Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan anggaran perbaikan rumah bagi korban banjir bandang Sumatera sudah digulirkan sebanyak Rp 4,7 triliun.

Adapun, anggaran ini digelontorkan bagi perbaikan rumah sedang dan ringan. Ini sudah dicairkan oleh Kementerian Keuangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Anggarannya sudah direalisasikan oleh Kementerian Keuangan Rp 4,7 triliun sehingga minggu lalu sudah kita lakukan serentak ringan dan sedang di 25 kabupaten dan kota dan itu berlanjut terus," ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Satagr Pemulihan Bencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Pemerintah, Rabu (18/2/2026).

Menurut Tito, besaran bantuan bagi rumah rusak ringan mencapai Rp 15 juta; rumah rusak sedang Rp 30 juta; dan rumah rusak berat Rp 60 juta. Bantuan disalurkan melalui BNPB setiap minggu.

Khusus untuk rumah rusak berat, Mendagri memaparkan dua solusi yang bisa menjadi pilihan. Pertama, pemilik rumah yang rusak berat dapat menyerahkan pembangunan kepada BNPB, Kementerian PU dan Danantara.

Sementara itu, kedua, pemilik rumah dapat tinggal sementara di rumah kontrakan atau rumah keluarga dengan diberikan dana bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. Dana bantuan ini direalisasikan juga oleh BNPB.

Tito menegaskan besaran bantuan dapat diskusikan lebih lanjut. "Ini terbuka untuk diskusi nanti," kata Tito.

Tito pun menambahkan, pemerintah dan BNPB tengah mendata jumlah korban yang nantinya ingin dibangunkan hunian tetap di tanah mereka pribadi. Jika ingin di titik lain, yakni kompleks yang baru, pembangunan akan dijalankan oleh Kementerian Perumahan Rakyat.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BNI Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Bandang di Padang dan Sibolga


Most Popular
Features