Prabowo Guyur Rp806 T, Ekonomi Kuartal I-2026 Diramal Tembus 5,6-6%
Jakarta, CNBC Indonesia-Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto meyakini ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 bisa lebih tinggi dari yang diharapkan. Seiring dengan pemanfaatan momentum Lebaran dengan sederet kebijakan pendorong daya beli.
"Q1 range 5,6-6%," ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026)
Pada periode Januari-Maret 2026 tersebut, proyeksi belanja negara mencapai Rp809 triliun. Porsi terbesar adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp62 triliun.
Kemudian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN/TNI/Polri sebesar Rp55 triliun, rehab rekon bencana Sumatra Rp6 triliun dan paket stimulus Rp13 triliun.
"Q1 adalah kunci, karena ada THR harus dorong lebih tinggi," jelasnya.
Di samping itu, dibangun KDMP 30 ribu unit senilai Rp90 triliun yang menggunakan dana APBN dan Danantara. Pembangunan rumah komersil, subsidi dan bantuan renovasi 190 ribu unit senilai Rp20 triliun dan proyek hilirisasi Danantara Rp110 triliun.
(ras/mij)[Gambas:Video CNBC]