Video

Video: Siasat PHE Amankan Pendanaan Migas Demi Dukung Transisi Energi

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
13 February 2026 10:33

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Manajemen Risiko Pertamina Hulu Energi (PHE), Whisnu Bahriansyah memastikan komitmen PHE sebagai Subholding hulu migas PT Pertamina (Persero) untuk mendorong eksplorasi dan produksi migas nasional untuk mendukung swasembada energi nasional menuju ketahanan energi RI.

Whisnu Bahriansyah memastikan komitmen PHE mengatakan pengembangan sektor hulu migas memiliki tantangan terkait investasi besar dan risiko bisnis yang besar. Selain itu harga minyak mentah global yang masih dihantui ketidakpastian di tengah gejolak dunia turut menjadi perhatian PHE.

Meski demikian sektor hulu migas masih menjadi sektor penting dalam memenuhi kebutuhan energi dunia termasuk di Indonesia di tengah upaya pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).

Di tengah ketidakpastian investasi hulu migas yang cukup tinggi, PHE masih meyakini keyakinan untuk mendorong eksplorasi migas dan memitigasi dampak sentimen global. Oleh karena itu strategi eksplorasi migas lewat Skema Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) maupun skema gross split migas diharapkan mampu menarik investor asing.

Dari sisi pendanaan, meski saat ini kegiatan eksplorasi masih sulit menjadi masih menjadi tantangan sehingga dibutuhkan penguatan kemitraan baik perusahaan migas domestik dan internasional.

Seperti apa peran PHE dalam mendorong produksi migas menuju ketahanan energi sekaligus mendukung transisi energi? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Manajemen Risiko Pertamina Hulu Energi (PHE), Whisnu Bahriansyah dalam Squawk Box CNBC Indonesia (Jum'at, 13/02/2026)