CLOSE AD
MARKET DATA

Program MBG Ngegas, Januari-Maret 2026 Bakal Habiskan Rp60 T

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
11 February 2026 19:45
Airlangga tiba di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)
Foto: Airlangga tiba di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

Jakarta, CNBC Indonesia - Program makan bergizi gratis akan jor-joran menyerap anggaran negara pada tiga bulan pertama 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, nilai anggaran MBG yang akan diserap pada kuartal I-2026 mencapai Rp 60 triliun.

Airlangga mengatakan, potensi serapan ini telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

"Dilaporkan juga bahwa MBG sampai dengan kuartal pertama diperkirakan akan ada realisasi anggaran sebanyak 60 triliun rupiah," kata Airlangga.

Menurut Airlangga, nilai anggaran yang terserap selama periode Januari-Maret 2026 ini tentu akan menjadi stimulus bagi geliat ekonomi.

Sebagai informasi, serapan pada 2025 hanya sekitar Rp 52 triliun dari pagu yang disediakan untuk tahun anggaran 2025 sebesar Rp 71 triliun.

Serapan anggaran yang tak optimal pada tahun lalu itu sebetulnya telah membuat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, serapan anggaran MBG yang didesain senilai Rp 355 triliun pada 2026 tidak akan habis.

"Kita lihat itu kan tahun lalu cuma Rp 71 triliun kurang. Yang diserap kurang dari itu. Let say kalau dua kali lipat enggak sampai Rp 355 triliun lah," kata Purbaya di Cikupa, Banten, Kamis (5/2/2026).

Oleh sebab itu, ia menekankan, porsi anggaran MBG yang besar itu nantinya bisa dialokasikan ke pos anggaran lain yang bisa mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, bila diizinkan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi kita akan lihat mana yang bisa dibuat lebih efisien, nanti kita pindahkan ke tempat lain kalau memang bisa dipindahkan," paparnya.

Purbaya mengaku akan mulai mengevaluasi realisasi penyerapan anggaran MBG pekan depan. Tujuannya untuk menetukan langkah yang diperlukan untuk memanfaatkan sisa lebih anggaran dari pagu MBG.

"Tapi tujuannya bukan menghambat program MBG, tapi mendorong ke arah yang lebih efisien," tegasnya.

"Minggu depan lah saya lihat line per line programnya seperti apa dari MBG," tutur Purbaya.

(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemerintah Luncurkan KUR Perumahan Oktober 2025, Anggaran Rp 130 T


Most Popular
Features