Menteri Ara Mau Gaspol Bantuan Rumah Warga Miskin, Ini Targetnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) akan menggenjot program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di 2026.
Menteri yang kerap disapa Ara ini mengatakan program BSPS untuk 2026 akan lebih digenjot mulai Maret 2026.
"Mulai Maret 2026, kami siap untuk menjalankan langsung program BSPS untuk 2026, sekitar akhir Maret lah, kita gaspol BSPS," kata Ara dalam paparanya di rapat kerja (raker) bersama Komisi V DPR RI, Selasa (10/2/2026).
Di 2026, Ara menargetkan BSPS berupa renovasi rumah tak layak huni (RTLH) sebanyak 400.000 unit. Adapun target dimulainya program ini awalnya yakni pada April 2026, namun maju menjadi Maret 2026.
"Jadi habis Lebaran kita gas ya? Semoga di 2026, bisa terbangun 400.000 unit," lanjutnya.
Adapun anggaran untuk program BSPS di 2026 disiapkan mencapai Rp8,9 triliun untuk 400.000 unit RTLH.
Sementara itu di 2025, realisasi RTLH yang terbangun dari program BSPS mencapai 43.650 unit atau sekitar 96,85%, dari target yang ditetapkan mencapai 45.073 unit.
Di 2026, program BSPS tidak akan dijalankan dalam satu putaran saja, tetapi terbagi dalam dua putaran.
"Nanti satu putaran lagi mungkin Agustus-September. Bisa begitu ya, teman-teman? Supaya dua tahap. Maksudnya dua putaran, yang pertama semoga bisa dimulai Maret 2026," ungkapnya.
[Gambas:Video CNBC]