MARKET DATA
Economic Outlook 2026

Setiap Ekonomi Tumbuh 1%, Pengusaha Janji Serap 400 Ribu Pekerja

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
10 February 2026 17:33
Ketua Umum Gapmmi, Adhi S. Lukman saat menyampaikan paparan dalam acara Economic Outlook 2026 bertema “Consolidating Growth, Accelerating the Transformation” di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Ketua Umum Gapmmi, Adhi S. Lukman saat menyampaikan paparan dalam acara Economic Outlook 2026 bertema “Consolidating Growth, Accelerating the Transformation” di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan industri manufaktur tanah air mendorong pemerintah untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, makin cepat ekonomi tumbuh semakin banyak tenaga kerja yang terserap industri.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

"Kita pertumbuhan ekonomi 1%, rata-rata bisa menambah 300-400 ribu tenaga kerja," kata Adhi.

Adhi menjelaskan, besarnya potensi serapan tenaga kerja di industri manufaktur karena kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) sangat besar, yakni mencapai 19%.

Kalangan pengusaha yang tergabung ke dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo kata Adhi juga menargetkan penyerapan tenaga kerja bisa mencapai 3 juta per tahun bila pertumbuhan ekonomi terus dioptimalkan ke level tinggi.

"Jadi kalau pemerintah ingin tumbuh 8% industri ini harus diberdayakan," ungkap Adhi.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article PDB RI Diprediksi Tumbuh, Kebijakan Fiskal Siap Dorong Pemulihan


Most Popular
Features