Video

Video: Produksi Mandiri Vaksin Pentavalen & PVC, RI Tak Perlu Impor?

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
09 February 2026 17:03

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia memastikan komitmennya sebagai perusahaan bio-farmasi dan riset bioteknologi yang fokus dalam pengembangan, produksi, dan komersialisasi produk vaksin berstandar internasional.

Direktur Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, FX Sudirman mengatakan pandemi covid-19 menjadi awal perjalanan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia dalam memproduksi vaksin lokal sebagai upaya mendorong kemandirian nasional lewat vaksin Inavac (vaksin merah putih)

Di 2024-2025, PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia berhasil memenuhi kebutuhan vaksin pentavalen (DPT-HB-Hib) yang menggabungkan vaksin DPT (Difteri, PErtusis, Tatanus) Hepatitis B dan Hib serta produksi vaksin Pulmeera atau vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) 13 yakni vaksin pneumonia dan infeksi pneumokokus untuk anak-anak.

Pengembangan vaksin Biotis ini berhasil memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga mampu menggantikan vaksin impor. Lalu Seperti apa pengembangan pabrik vaksin RI dalam mencukupi pasokan vaksin lokal?

Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Direktur Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, FX Sudirman dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 09/02/2026)