MARKET DATA

BPS Ungkap Alasan Ekonomi Papua Tengah Sampai Minus 6,4%

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
05 February 2026 15:55
Jalan Kwatisore-Kampung Muri di Papua Tengah
Foto: Dok: Waskita Karya

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 tumbuh di semua wilayah. Namun pertumbuhan paling tipis terjadi di wilayah Maluku dan Papua hanya 1,44%. Kontraksi ekonomi terendah berada di wilayah Papua tengah, mencapai minus 6,44%.

Sedangkan wilayah lainnya seperti Papua Barat hanya mampu tumbuh 0,9%, Papua 0,57%, Maluku 0,48%, Papua Barat Daya 0,28%, Papua Selatan 0,18%, Papua Pegunungan 0,14%. Meski di Maluku Utara mampu tumbuh 5,33%.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan alasan pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Tengah bisa mengalami penurunan minus 6,44%. Hal itu disebabkan adanya penurunan produksi pada sektor pertambangan, yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di kawasan itu.

"Pertumbuhan wilayah ekonomi Papua Tengah ini terendah pada tahun 2025 salah satunya disebabkan oleh penurunan pada pada kategori pertambangan, dan penggalian yang memang cukup besar," kata Amalia, saat konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

(hoi/hoi)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bank Dunia Ramal Ada Negara Asia Berpotensi Krisis pada 2025


Most Popular
Features