MARKET DATA
Internasional

Chaos Ikea Mau Tutup! Pembeli Berebut Furnitur, Saling Tarik-Adu Mulut

tfa,  CNBC Indonesia
29 January 2026 16:40
Ikea. (REUTERS/Evgenia Novozhenina/File Photo)
Foto: Ikea. (REUTERS/Evgenia Novozhenina/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kericuhan terjadi di salah satu gerai Ikea di China menjelang penutupan sejumlah tokonya. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan para pembeli terlibat adu mulut hingga tarik-menarik furnitur saat peritel asal Swedia itu menggelar penjualan obral.

Dalam rekaman tersebut, beberapa pelanggan terlihat berebut barang-barang pajangan dan troli belanja. Sementara itu, sebagian pengunjung lainnya tetap berkeliling toko atau mengambil furnitur langsung dari lantai ruang pamer. Hingga kini, belum diketahui secara pasti di gerai Ikea mana insiden tersebut terjadi.

Keributan ini muncul seiring rencana Ikea menutup tujuh tokonya di China mulai 2 Februari 2026. Informasi tersebut disampaikan perusahaan melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun WeChat Ikea pada 7 Januari lalu.

Sejumlah pengunjung saling berebut barang saat IKEA China telah mengumumkan obral cuci gudang mulai 15 Januari hingga 1 Februari di toko IKEA di Harbin, CH, yang bersama dengan 6 toko lainnya di China, akan ditutup setelahnya. (Tangkapan Layar Video X/@Publicfreakoute)Foto: Sejumlah pengunjung saling berebut barang saat IKEA China telah mengumumkan obral cuci gudang mulai 15 Januari hingga 1 Februari di toko IKEA di Harbin, CH, yang bersama dengan 6 toko lainnya di China, akan ditutup setelahnya. (Tangkapan Layar Video X/@Publicfreakoute)

"Penutupan ini merupakan bagian dari penyesuaian strategi kami di pasar China," tulis Ikea dalam pernyataannya, seperti dikutip Channel News Asia (CNA), Kamis (29/1/2026).

Tujuh toko yang akan ditutup tersebar di sejumlah wilayah, termasuk pinggiran Shanghai dan Guangzhou. Toko juga ditutup di beberapa kota tingkat kedua seperti Nantong, Xuzhou, dan Harbin.

Langkah tersebut menandai perubahan strategi Ikea di China. Perusahaan beralih dari ekspansi berskala besar menuju pertumbuhan yang lebih terfokus di pasar utama seperti Beijing dan Shenzhen, sambil memperkuat kanal penjualan online, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Saat ini, Ikea mengoperasikan sekitar 40 toko di China daratan dan dalam beberapa waktu terakhir telah membuka lima gerai baru dengan berbagai ukuran. Ke depan, Ikea menargetkan pembukaan lebih dari 10 toko berukuran kecil di seluruh China dalam dua tahun mendatang.

"Gerai baru di Dongguan dan Beijing dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2026," lanjut pernyataan tersebut.

Reaksi warganet terhadap video kericuhan itu pun beragam. Mayoritas mengkritik perilaku para pembeli yang dinilai berlebihan, meski sebagian lainnya menanggapinya dengan nada santai.

"Anda bisa membeli apa saja di Taobao dan Pinduoduo dengan pengiriman gratis," kata salah satu pengguna internet, merujuk pada platform e-commerce populer di China.

Peristiwa ini menyoroti ketatnya persaingan ritel furnitur di China. Sekaligus, perubahan perilaku konsumen yang kian beralih ke belanja daring di tengah perlambatan ekonomi dan restrukturisasi bisnis ritel besar.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Chaos! Demo Besar-besaran Pecah di Belanda, Polisi Lepaskan Tembakan


Most Popular
Features