MARKET DATA

Kuota BBM Pertalite Dipatok 29,2 Juta KL di 2026

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
27 January 2026 16:20
RDP Sidang dengan kepala BPH Migas, PT Pertamina (PERSERO), pisdan Pertamina Patra Niaga, Selasa (27/1/2026). (Tangkapan layar youtube TV Parlemen)
Foto: RDP Sidang dengan kepala BPH Migas, PT Pertamina (PERSERO), pisdan Pertamina Patra Niaga, Selasa (27/1/2026). (Tangkapan layar youtube TV Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan kuota jenis Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite (RON 90), untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar 29.267.947 Kilo Liter (kl).

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan kuota BBM bersubsidi untuk tahun 2026. Rinciannya yakni kuota BBM jenis Pertalite sebesar 29.267.947 kl, Solar subsidi sebesar 18.636.500 kl, dan minyak tanah sebesar 526 ribu kl.

"Kami BPH telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP tahun 2026 untuk minyak tanah 526.000 kiloliter, kemudian minyak solar 18.636.500 kiloliter, kemudian JBKP Pertalite 29.267.947 kiloliter," ujar Wahyudi dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (27/1/2026).

Selain kuota BBM, BPH Migas juga memaparkan program strategis sektor hilir migas tahun 2026. Salah satunya adalah pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga. Pada 2026 BPH Migas menargetkan pembangunan 55 lembaga penyalur baru, sehingga secara kumulatif mencapai 654 lembaga penyalur.

Sementara itu, untuk pengawasan operasional BBM Satu Harga, BPH Migas menargetkan 71 lembaga penyalur, dengan total kumulatif mencapai 654 lembaga penyalur.

Sedangkan untuk sektor gas bumi, BPH Migas menargetkan penambahan jaringan transmisi dan distribusi sepanjang 50 kilometer. Adapun volume pengangkutan dan niaga gas bumi melalui pipa ditargetkan mencapai 1,54 miliar MSCF.

"Selanjutnya, PNBP BPH Migas, kami targetkan Rp 1,295 triliun. Untuk program strategis, kami laporkan kepada pimpinan dan seluruh anggota bahwasannya program pemanfaatan langsung kepada masyarakat yang kami siapkan sebanyak Rp28,61 miliar, dengan program ada delapan kegiatan," kata dia.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ramai Warga RI Pindah dari Pertalite ke BBM Non Subsidi, Ini Faktanya


Most Popular
Features