Efisiensi, Nike PHK 775 Karyawan
Jakarta, CNBC Indonesia - Nike Inc. kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan memangkas 775 karyawan di Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil untuk meningkatkan profitabilitas sekaligus mempercepat penerapan otomatisasi di rantai distribusinya.
Berdasarkan laporan CNBC dan Reuters, PHK tersebut terutama berdampak pada pusat distribusi Nike di negara bagian Tennessee dan Mississippi, lokasi gudang-gudang besar milik raksasa sepatu dan apparel olahraga tersebut.
Dalam pernyataannya, Nike menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penataan ulang operasional perusahaan.
"Kami mengambil langkah-langkah untuk memperkuat dan merampingkan operasi kami sehingga kami dapat bergerak lebih cepat dan beroperasi dengan disiplin yang lebih besar," kata manajemen Nike dalam pernyataannya, dikutip Selasa (27/1/2026).
Nike juga menyebutkan bahwa dampak terbesar dari kebijakan ini akan dirasakan pada operasi distribusi di Amerika Serikat.
PHK terbaru ini menambah daftar efisiensi yang dilakukan Nike dalam beberapa tahun terakhir. Pada Agustus lalu, perusahaan memangkas kurang dari 1% tenaga kerja korporatnya sebagai bagian dari upaya pemulihan bisnis di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill. Sebelumnya, pada Februari 2024, Nike juga telah mengumumkan pemangkasan sekitar 2% dari total karyawan, atau lebih dari 1.600 orang.
Nike tercatat memiliki sekitar 77.800 karyawan secara global per Mei 2025, termasuk staf ritel dan pekerja paruh waktu, berdasarkan laporan tahunan terakhir perusahaan.
Di bawah kepemimpinan Hill, Nike berupaya memfokuskan kembali bisnisnya pada olahraga inti seperti lari dan sepak bola, serta meningkatkan investasi di lini sepatu lari dan sneakers untuk merebut kembali pangsa pasar yang hilang.
Namun, tekanan masih membayangi kinerja keuangan perusahaan. Nike melaporkan penurunan margin laba kotor untuk kuartal kedua berturut-turut pada Desember lalu, seiring melemahnya penjualan di China dan proses penataan ulang bauran produk yang masih berlangsung.
Nike menegaskan bahwa PHK terbaru ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
"Langkah ini bertujuan mengurangi kompleksitas, meningkatkan fleksibilitas, dan mendukung jalan kami kembali menuju pertumbuhan yang menguntungkan dalam jangka panjang," tegas Nike.
Â
(luc/luc)[Gambas:Video CNBC]