MARKET DATA

Cabut Izin 28 Perusahaan, Prabowo: Penegakan Hukum Paling Berani

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
22 January 2026 23:03
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis, (22/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Badan Komunikasi Pemerintah RI)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis, (22/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Badan Komunikasi Pemerintah RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menceritakan aksi pemerintahannya menertibkan dan menguasai kembali sebesar 4,09 juta hektar di dalam acara World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Adapun, 4 juta lahan tersebut dikuasai kembali dari perusahaan-perusahaan sawit. Prabowo menegaskan langkah ini diambil karena mereka menyalahi peraturan.

Tidak hanya itu, Prabowo juga menceritakan bahwa dirinya telah melakukan sidang kabinet melalui Zoom dari London. Di depan para tamu WEF 2026, Prabowo menuturkan dalam rapat online tersebut dia memutuskan mencabut lisensi atau izin dari 28 perusahaan terhadap pengelolaan 1,01 juta hektar hutan. Menurut Prabowo, ini adalah penegakan hukum yang paling berani dalam sejarah Indonesia.

"Kami sebenarnya telah memberlakukan upaya penegakan hukum kehutanan yang paling tegas dan paling berani dalam sejarah Indonesia," katanya dalam WEF 2026.

"Saya mencabut karena kami menemukan mereka melanggar hukum. Mereka membangun kebun/tambang di hutan lindung. Ini adalah perusakan nyata dalam supremasi hukum," ujarnya.

Adapun, 28 perusahaan tersebut terdiri dari 22 perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) Hutan Alam dan Hutan Tanaman seluas 1.010.592 hektar, serta 6 perusahaan di bidang tambang, perkebunan, dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (PBPHHK).

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Gara-Gara Tambang Ilegal, 2 Daerah RI Ini Jadi Perhatian Prabowo


Most Popular
Features