Petugas menangani lokasi kecelakaan kereta di Distrik Sikhio, Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, setelah sebuah derek konstruksi proyek kereta cepat China ambruk dan menimpa rangkaian kereta penumpang yang sedang melaju pada Rabu (14/1/2026). Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai puluhan lainnya, dengan jumlah korban dilaporkan masih terus bertambah. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Dilansir The Associated Press, sebanyak 64 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara tim penyelamat masih terus menyisir puing-puing rangkaian kereta untuk mencari kemungkinan korban tambahan serta memberikan pertolongan pertama kepada para korban selamat. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Kecelakaan terjadi di Provinsi Nakhon Ratchasima, pada jalur yang menjadi bagian dari proyek ambisius kereta cepat yang direncanakan akan menghubungkan China dengan sebagian besar kawasan Asia Tenggara. Kantor humas Provinsi Nakhon Ratchasima menyatakan crane tersebut digunakan untuk pembangunan jalur rel layang, dan jatuh tepat saat kereta melintas dari Bangkok menuju Provinsi Ubon Ratchathani. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Rekaman video yang disiarkan stasiun televisi publik ThaiPBS menunjukkan kondisi di lapangan yang mengenaskan. Para petugas penyelamat tampak berdiri di atas gerbong-gerbong kereta yang terbalik, beberapa di antaranya berlubang besar di sisi badan kereta. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Bagian-bagian yang diduga berasal dari crane terlihat berserakan di sepanjang rel, sementara paramedis memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang terluka di sekitar lokasi. Media setempat melaporkan kereta tersebut terdiri dari tiga gerbong, dengan dua gerbong terakhir mengalami kerusakan paling parah akibat benturan dan kebakaran. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Menteri Transportasi Thailand, Piphat Ratchakitprakan, mengatakan terdapat 195 orang di dalam kereta saat kecelakaan terjadi. Ia menyatakan telah memerintahkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden tersebut dan memastikan pertanggungjawaban pihak-pihak terkait. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Segmen jalur layang yang runtuh merupakan bagian dari proyek kereta cepat hasil kerja sama Thailand dan China, yang menghubungkan ibu kota Bangkok dengan Provinsi Nong Khai di timur laut Thailand, wilayah yang berbatasan langsung dengan Laos. Proyek kereta cepat dua tahap ini menelan total investasi lebih dari 520 miliar baht, atau sekitar 16,8 miliar dolar AS. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Proyek tersebut merupakan bagian dari rencana besar konektivitas regional di bawah Belt and Road Initiative (BRI) yang digagas Beijing, dengan tujuan memperkuat jalur transportasi dan perdagangan China dengan negara-negara Asia Tenggara. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)