Heboh Trump Jadi Presiden Sementara Venezuela, Cek Faktanya
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali bikin heboh. Kali ini, lewat unggahan yang menyebut dirinya sebagai presiden sementara Venezuela. Negara yang baru saja jadi target operasi militer AS, berujung penangkapan presiden negara itu, Nicolas Maduro.
Mengutip unggahan di akun Instagram resmi media asing, @/aljazeeraenglish, Trump disebut mengunggah foto profil Wikipedia palsu yang menyebut dirinya sebagai "Acting President of Venezuela" alias Pejabat Presiden Venezuela. Trump mengunggahnya di media sosial Truth Social.
"Hal ini tidak ada di laman Wikipedia asli Trump," tulis aljazeeraenglish, Senin (12/1/2025).
Sebelumnya, Trump menyampaikan, ia membatalkan gelombang serangan kedua terhadap Venezuela karena sifat kooperatif rezim di Caracas saat ini. Dalam tulisannya di Truth Social, Trump mengatakan pembebasan tahanan politik Venezuela adalah "isyarat yang sangat penting dan cerdas."
"AS dan Venezuela bekerja sama dengan baik, terutama dalam hal membangun kembali, dalam bentuk yang jauh lebih besar, lebih baik, dan lebih modern, infrastruktur minyak dan gas mereka," kata Trump, sebagaimana dikutip Newsweek, Sabtu (10/1/2026).
"Karena kerja sama ini, saya telah membatalkan Gelombang Serangan kedua yang sebelumnya diharapkan, yang tampaknya tidak akan diperlukan, namun, semua kapal akan tetap berada di tempatnya untuk tujuan keselamatan dan keamanan."
[Gambas:Video CNBC]