MARKET DATA

Mandatori BBM Campur Etanol Kapan Jalan? Ini Kata Bahlil

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
09 January 2026 08:35
Konpres pencapaian kinerja Kementerian ESDM tahun 2025. (Tangkapan layar Youtube ESDM)
Foto: Konpres pencapaian kinerja Kementerian ESDM tahun 2025. (Tangkapan layar Youtube ESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah sedang menyusun peta jalan (roadmap) implementasi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dicampur dengan etanol 10% atau bioetanol E10 sebagai mandatori. Targetnya, mandatori itu bisa berjalan pada tahun 2028.

"Nah, itu untuk bioetanol. EBT-nya, pasti teman-teman tanya kapan mulai. Roadmap-nya lagi dibuat, tapi saya pastikan paling lambat 2028 sudah ada mandatori. Mungkin 2027-2028 kita roadmap-nya sebentar lagi akan selesai," ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Kementerian ESDM 2025, Jakarta, dikutip Jumat (9/1/2026).

Program bioetanol nantinya dapat meniru kesuksesan mandatori biodiesel B40 yang terbukti mampu menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah, didorong menurunnya impor BBM solar.

Kelak, dengan mandatori bioetanol ini, ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin dapat berkurang secara bertahap seiring dengan meningkatnya produksi bioetanol dalam negeri. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) dalam portofolio energi nasional.

Sebelumnya, Bahlil sempat mengatakan pemerintah akan menerapkan mandatori bensin campuran etanol (E10) pada tahun 2027. Karena itu, pihaknya bakal mengirimkan tim ke Brasil untuk mempelajari pengembangan bioetanol.

Terlebih, Brasil menjadi contoh sukses dalam pemanfaatan penggunaan bioetanol untuk campuran bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin.

"Karena ini sesuatu yang baru, maka tim saya akan kirim ke Brasil untuk bertukar pandangan dengan beberapa pakarnya di sana dan mereka juga akan ke sini. Tetapi di B40 ke B50 itu kita yang cepat," kata Bahlil usai Upacara Peringatan Hari Pertambangan Dan Energi ke 80 di Monas, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Menurut Bahlil, Brasil salah satu negara yang sukses menjalankan mandatori bioetanol, dimana penerapannya sudah pada level E30, bahkan E100 di beberapa negara bagian.

"Etanol itu di negara mereka E30, tapi di beberapa negara bagian sudah ada sampai E100, ada E85. Dan kita sudah sepakat untuk membentuk tim. Kemarin saya tanda tangan MOU," ujar Bahlil.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pengumuman! Harga Bioetanol September Resmi Turun Rp9.613 per Liter


Most Popular
Features