Video: Insentif Listrik Batu Bara Perlu Diubah Agar EBT Berkembang
Jakarta, CNBC Indonesia- Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna mengungkapkan pentingnya kesiapan proyek transisi energi dan pengembangan energi baru dan terbarukan ( EBT) untuk menarik masuk investasi sektor EBT ke Indonesia.
Dari sejumlah prospek pembangkit EBT yang ada di Indonesia, Energy Shift Institute (ESI) menilai prospek pertumbuhan EBT paling besar ada di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) karena memiliki skalabilitas dana daya saing paling tinggi.
Di sisi lain perlunya kebijakan yang mendorong pengembangan EBT salah satunya dengan tidak memberikan insentif berlebih ke energi sektor batu bara. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah skema aturan DMO (Domestic Market Obligation) batu bara agar subsidi energi juga diarahkan untuk mendorong EBT.
Seperti apa upaya yang diperlukan untuk memdorong pengembangan EBT RI? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 06/01/2026)