MARKET DATA

Konsumsi BBM Cs Naik Selama Momentum Nataru, Tertinggi Avtur-LPG!

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
05 January 2026 20:40
PT Pertamina (Persero) akan menurunkan harga avtur di 37 bandara pada musim ramadhan dan idul fitri 1446H/2025. (Dok: Pertamina)
Foto: PT Pertamina (Persero) akan menurunkan harga avtur di 37 bandara pada musim ramadhan dan idul fitri 1446H/2025. (Dok: Pertamina)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menutup Posko Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 hari ini, Senin (05/01/2026).

Selama periode posko yang berlangsung pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, ESDM mencatat adanya peningkatan konsumsi energi seiring melonjaknya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Ketua Posko Nataru ESDM Erika Retnowati mengatakan, ketahanan stok atau coverage days untuk masing-masing produk BBM selama periode Nataru dapat dipertahankan pada kisaran 16-35 hari, dengan rata-rata sekitar 21 hari. Hal ini menunjukkan pasokan energi nasional tetap aman.

Menurut dia, secara keseluruhan, dibandingkan rerata penyaluran normal harian, konsumsi gasoline (bensin) meningkat sebesar 0,9%, gasoil (Solar) turun sekitar 3,4%, kerosene (minyak tanah) turun 6,2%, sementara avtur mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar 5,5%.

"Secara keseluruhan, pada masa Posko tanggal 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, terdapat kenaikan dan penurunan penyaluran BBM terhadap rerata normal sebagai berikut, untuk gasoline meningkat sebesar 0,9%, gasoil turun 3,4%, kerosene turun 6,2%, dan avtur meningkat 5,5%," kata Erika dalam Konferensi Pers di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (05/01/2026).

Lebih lanjut, Erika mengatakan bahwa pihaknya juga menaruh perhatian khusus pada pemulihan pascabencana banjir di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dia mengatakan, penyaluran BBM ke masyarakat tetap diupayakan optimal melalui koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan, termasuk pendistribusian BBM melalui jalur udara.

Hingga penutupan posko, jumlah penyalur yang telah kembali beroperasi dan pulih dari dampak bencana mencapai 100% di Sumatra Utara (406 SPBU), 100% di Sumatra Barat (147 SPBU), serta 97% di Aceh (151 dari 156 SPBU).

"Selama masa posko, BPH Migas melaksanakan pengawasan lapangan yang tersebar di 55 kabupaten dan kota dan 22 provinsi, dan hasil pengawasan yaitu bahwa penyaluran BBM aman dan lancar," katanya.

Sementara itu, pada sektor LPG, penyaluran juga terjaga dalam kondisi aman. ESDM menyiagakan 40 terminal LPG, 736 SPBBE, dan 6.634 agen LPG di seluruh Indonesia. Coverage days stok LPG nasional berada pada kisaran 10-16 hari, dengan rata-rata 12,8 hari.

Rerata penyaluran LPG selama periode Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tercatat meningkat 10,6% dibandingkan penjualan normal.

"Kemudian untuk sektor gas bumi, di bidang gas bumi secara umum tidak mengalami kendala dan dalam keadaan aman. Penyaluran niaga gas rata-rata pada periode Nataru 2025 meningkat sebesar 4,3% dibandingkan dengan realisasi Nataru 2024," kata dia.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Musim Liburan Akhir Tahun Tiba, Konsumsi BBM-Avtur-LPG Diramal Melejit


Most Popular
Features