Video: Lewat Konten Digital, Ekraf Yakin Bisa Kontribusi 8% ke PDB
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah RI terus mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.Pada Ekraf Annual Report (EAR) 2025, Kementerian Ekonomi Kreatif menyebutkan sepanjang Januari hingga Oktober 2025, nilai ekspor ekraf mencapai USD 26,68 miliar atau 11,96% dari total ekspor nonmigas nasional.
Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam optimistis target pencapaian kinerja ekraf sepanjang tahun 2025 dapat berkontribusi sebesar 8% terhadap PDB Nasional. Capaian ini ditopang dari pertumbuhan investasi, ekspor, konsumsi domestik hingga penyerapan tenaga kerja sektor ekraf.
Tercatat investasi sektor ekraf 2025 sudah mencapai 97% dari target Rp 136 Triliun hingga tenaga kerja terserap tembus 27,4 juta tenaga kerja dan diharapkan pada 2026 dapat terus meningkat seiring dengan masih besarnya potensi sumber daya dan kreativitas dan kekayaan intelektual masyarakat Indonesia.
Saat ini ada 17 subsektor ekraf yang berpotensi terus digali yang termuat dalam 4 klaster yakni budaya dan design, media, kreativitas digital dan teknologi serta jasa teknologi dan informasi.
Seperti apa upaya mendorong pengembangan sektor ekraf di RI? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 05/01/2026)