Video: Waspada Gonjang-ganjing Dunia di 2025 Bisa Berlanjut ke 2026
Jakarta, CNBC Indonesia- Sejumlah sentimen yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perekonomian global di tahun 2025 disebut masih akan berlanjut di tahun 2026. Di mana ketegangan geopolitik Timur Tengah hingga Rusia-Ukraina masih memanas hingga perang tarif dagang yang dipicu Presiden Donald Trump masih dikhawatirkan akan menekan pertumbuhan ekonomi hingga mengganggu rantai pasok energi dunia.
Di sisi lain kebijakan suku bunga Bank Sentral utama dunia hingga perlambatan ekonomi yang akan berimbas ke pasar keuangan dan membuat volatilitas nilai tukar hingga harga sejumlah komoditas seperti emas hingga batu bara akan terus terjadi. Dari sisi teknologi perkembangan teknologi AI hingga infrastruktur digital hingga perebutan pasokan semikonduktor global dan pasar aset kripto juga akan mempengaruhi pergerakan arah investasi dan pasar keuangan global.
Selain itu perubahan iklim yang berdampak pada gangguan produksi sektor pangan hingga bencana hidrometeorologi juga memberi efek ke perekonomian dunia termasuk Indonesia.
Lalu seperti apa editorial CNBC Indonesia melihat potensi berlanjutnya sejumlah sentimen di tahun 2025 yang akan berlanjut di 2026? Bagaimana dampaknya ke Indonesia? Lalu Apa saja yang harus diantisipasi oleh pemerintah RI? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Managing Editor CNBC Indonesia, Sefti Oktarianisa dan Demis Gosta dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum'at, 02/01/2026)