MARKET DATA

Jalur Kereta Api Lumpuh Dihantam Banjir-Longsor, Ini Titiknya

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
29 November 2025 12:40
Pemandangan drone menunjukkan tim penyelamat menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga di permukiman yang terdampak banjir setelah hujan deras di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (27/11/2025). (REUTERS/Hidayatullah Tajuddin)
Foto: Pemandangan drone menunjukkan tim penyelamat menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga di permukiman yang terdampak banjir setelah hujan deras di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (27/11/2025). (REUTERS/Hidayatullah Tajuddin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah jalur kereta api di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor yang melanda beberapa hari terakhir. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menyampaikan keprihatinan sekaligus memastikan langkah penanganan terus dilakukan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono mengatakan pihaknya terus memonitor kondisi lapangan serta menyiapkan langkah rehabilitasi.

"Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan," ujar Allan.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan dan penanganan dilakukan di titik-titik rawan yang kini terdampak banjir maupun longsor, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca untuk menjaga keselamatan para petugas. Berdasarkan laporan internal DJKA, beberapa ruas jalur mengalami gangguan cukup serius.

Rangkaian jalur yang terdampak antara lain petak Stasiun Muara Satu - Stasiun Krueng Geukueh - Stasiun Bungkaih - Stasiun Krueng Mane, Stasiun Krueng Mane - Stasiun Gerugok - Stasiun Kutablang, jalur Bandar Tinggi - Kuala Tanjung, Medan - Binjai, serta sejumlah ruas di Kota Pariaman.

"Sebagian jalur terdampak longsor cukup parah, dan beberapa ruas seperti di Pariaman sempat terendam air banjir. Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi," ungkap Allan.

Sebagai langkah awal, DJKA bersama pihak terkait telah mengirim alat berat serta material termasuk rel bekas untuk menahan dampak kerusakan dan membantu proses penanganan sementara. Namun beberapa jalur masih membutuhkan perbaikan lanjutan sambil menunggu kondisi cuaca yang lebih mendukung.

Dalam kesempatan yang sama, Allan menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah terdampak.

"Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan kereta api di wilayah-wilayah yang saat ini masih dilanda banjir dan longsor, semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan," tuturnya.

DJKA memastikan proses pemulihan tetap diprioritaskan agar layanan transportasi dapat segera kembali normal.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 7 Relawan Tewas Tertimbun Longsor Saat Perbaiki Drainase Banjir


Most Popular