Per Akhir April, APBN 2020 Sudah Defisit 0,44% PDB

News - Lidya Julita Sembiring-Kembaren, CNBC Indonesia
20 May 2020 16:48
Ilustrasi Uang
Jakarta, CNBC Indonesia - Hingga akhir April, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sudah mencatat defisit Rp 74,5 triliun. Defisit itu setara dengan 0,44% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Kementerian Keuangan mengumumkan, realisasi penerimaan negara per 30 April adalah Rp 549,5 triliun atau 31,2% dari pagu. Angka ini naik 3,2% dibandingkan periode yang sama pada 2019.

Penerimaan perpajakan tercatat Rp 434,3 triliun atau 29,7% dari target. Dibandingkan dengan posisi 30 April 2019, terjadi penurunan 0,9%.


Kemudian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah Rp 114,5 triliun atau 38,5% dari pagu. Angka ini melonjak 21,7% secara year-on-year.

Sementara penerimaan hibah adalah Rp 0,7 triliun atau 135,2% dari target. Terjadi lesatan 327,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan di sisi belanja, total belanja negara adalah Rp 624 triliun (23,9%). Turun 1,4% dibandingkan posisi April 2019.

Belanja pemerintah pusat per 30 April adalah Rp 382,5 triliun (20,7%). Naik 3,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Terakhir Transfer ke Daerah dan Dana Desa adalah Rp 241,4 triliun (31,7%). Turun 8% dibandingkan periode yang sama pada 2019.



(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading