Revisi 2020

Penjualan Mobil Dihantam Corona, Dipangkas 40% Jadi 600 Ribu

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
07 April 2020 19:11
Penjualan mobil ditaksir bisa anjlok lebih dalam sampai 40% pada 2020.
Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan mobil di Indonesia hampir bisa dipastikan terkoreksi pada tahun ini. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pun sudah menurunkan target penjualan. Dibanding tahun lalu, target penjualan tahun ini akan turun sangat drastis.

"Prediksi penjualan 2020 tadinya asumsi di 1,1 juta unit. Namun prediksi kini akan mencapai 600 ribu saja atau turun 40-50%. Itu sepanjang 2020," kata Ketua 1 Gaikindo Yongki Sugiarto.

Jika memang nantinya itu tercapai, maka penurunan penjualan dibandingkan tahun lalu akan menurun sampai 40%. Tahun lalu, penjualan mencapai angka 1,026 juta. Meski di sisi lain, peluang tidak tercapainya pun besar tergantung masa pandemik corona berakhir.




Namun, penurunan itu pun terbilang realistis karena sejak pertengahan Maret, penjualan mobil sudah mulai melambat. Yongki memperkirakan penjualan bulan lalu hanya berada di angka 60-70 ribu unit, meski itu belum data pasti karena pengumpulan data masih terus dilakukan.

Pukulan telak diprediksi bakal terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Yakni mulai bulan April ini, Mei, Juni bahkan dikhawatirkan hingga Juli. "Kalau bisa berlalu cukup 2 bulan, mungkin (nantinya) bisa rebound balik lagi ke 80-90.000 unit. Kalau berkepanjangan 4 bulan ke depan, mungkin hanya jual 100 ribu unit. Itu parah sekali," ungkap Yongki.

Padahal umumnya, penjualan mobil per bulan berada di angka 80 ribu unit. Jika harus turun ke 25 ribu unit per bulan, maka penjualan bakal anjlok ke angka 70%.

Gaikindo berharap bakal ada perbaikan ke depan. Sehingga target 600 ribu unit di tahun ini bisa tercapai. "Kita berharap Agustus - Desember, lima bulan terakhir penjualan bisa capai 70-80.000 unit," sebutnya.


[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading