Duit Infrastruktur Rp 24 T Dialihkan untuk Lawan Corona

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
07 April 2020 18:57
PUPR menetapkan realokasi anggaran sebesar Rp 24,53 triliun untuk kepentingan penangana corona dan dampaknya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan realokasi anggaran sebesar Rp 24,53 triliun. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan penjelasan mengenai realokasi tersebut.

"Kami ditugasi oleh Menteri Keuangan untuk merealokasi Rp 24,53 triliun dari anggaran 2020 Kementerian PUPR yang sebesar Rp 120 triliun. Rp 24,53 triliun akan direalokasi untuk 3 prioritas," kata Basuki di Jakarta, Selasa (7/4/20).

Dia menjelaskan, 3 prioritas yang dimaksud sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertama, diutamakan untuk membantu sektor kesehatan masyarakat.


Kedua, menyiapkan social safety net untuk masyarakat miskin. Ketiga adalah membantu industri konsumsi terutama UKM untuk mencegah terjadinya PHK dan tetap menjaga daya beli masyarakat di pedesaan.



Basuki bilang, realokasi anggaran Kementerian PUPR ini diambil dari sejumlah program. Di antaranya dari optimalisasi kegiatan non fisik yang masih bisa ditunda atau dihemat, agar ditunda tahun depan.

"Kemudian penghematan anggaran dari pos-pos perjalanan dinas itu dipotong 50%, lalu membatalkan paket-paket kotraktual yang belum lelang, misalnya bendungan. Kemudian rekomposisi alokasi anggaran 2020 pada paket kegiatan tahun jamak," tandasnya.

Selanjutnya, dia memaparkan, untuk refocusing kegiatan diterapkan dengan pertimbangan tetap menjaga daya beli masyarakat di pedesaan dan untuk menangani fasilitas infrastruktur Covid-19. Realisasinya, yaitu membangun fasilitas penampungan observasi di Pulau Galang serta kelengkapannya dengan anggaran sebesar Rp 400 miliar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan renovasi RS darurat wisma atlet Kemayoran dengan kebutuhan sebesar Rp 160 miliar. Basuki juga membuat program-program padat karya tunai, seperti irigasi yang sebelumnya hanya ada di 6.000 lokasi.

"Dengan adanya ini, kita ingin membesarkan itu juga mengantisipasi kekurangan PMI kita siapkan program PKT dengan jumlahnya bertambah menjadi 10.000 lokasi dengan anggaran Rp 978 miliar," katanya.


[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading