Pilihan Makin Beragam, Raja Emas Bongkar Masa Depan Investasi Emas
Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Marketing Officer Raja Emas Indonesia M. Rahmat mengungkapkan kiat-kiat penting dalam berinvestasi emas sebagai aset pilihan di masa depan. Dia mengatakan fungsi utama emas bukan hanya investasi, melainkan aset safe haven, yang bisa melindungi aset dari nilai inflasi.
"Jadi emas memiliki dua fungsi, pertama safe haven asset, kedua alat investasi. Tapi emas juga bukan satu-satunya pilihan investasi Gen Z dan milenial. Ada sektor keuangan lainnya seperti saham, kripto, obligasi sampai forex. Untuk itu stakeholder termasuk perusahaan emas harus mampu memberikan edukasi yang baik," ujar Rahmat saat Lampung Finansial Festival, Sabtu (5/9/2026).
Hal ini pun mendorong Raja Emas berinovasi dengan produk KitKat Gold. Sebagai pendatang baru, Raja Emas ingin memperkenalkan kebaruan di industri logam mulia.
"Kita masuk melalui KitKat Gold. Di mana kita tahu untuk logam mulia itu semakin berat gramasi logam mulianya, maka itu harganya semakin murah. Tetapi ketika orang punya kebutuhan mendadak, dia harus ngejual keseluruhan logam mulia itu. Logam mulia KitKat Gold hadir dengan harga lebih murah, spread-nya rendah sekali cuma 3%," kata dia.
Dengan begitu, ketika masyarakat membutuhkan dana darurat bisa menjual KitKat Gold sebagian dan menyimpan sisanya. Meski demikian dia mengingatkan investasi emas berbeda dari trading dan bukan menghasilkan keuntungan yang cepat. Paling tidak, untuk mendapatkan keuntungan dari investasi emas harus disimpan minimal 3 tahun atau untuk jangka menengah-panjang.
"Konsep dasar dari emas itu adalah safe haven asset. Jadi pelindung aset kita. Tapi paling tidak kalau berdasarkan historikal, terutama di tahun 2025 kemarin, kenaikan harga emas itu mencapai 60%," ujar Rahmat.