Valbury Pangkas Spread Transaksi, Profit Trader Bisa Makin Besar
Jakarta, CNBC Indonesia -Â PT Valbury Asia Futures mengumumkan penyesuaian spread transaksi di seluruh instrumen utamanya, yaitu forex, emas (XAUUSD), dan indeks. Penyesuaian ini berlaku untuk seluruh tipe akun, yakni Alpha, Sirius, dan Vega, dan menjadi salah satu penyesuaian struktur biaya trading yang paling signifikan yang dilakukan Valbury hingga saat ini.
Langkah ini ditujukan untuk membantu trader menekan biaya transaksi sekaligus mendukung pengelolaan risiko yang lebih efisien.
Penyesuaian Spread di Seluruh Instrumen Utama
Spread adalah selisih antara harga beli dan harga jual yang menjadi salah satu komponen biaya dalam aktivitas trading. Semakin kecil spread, semakin rendah biaya yang ditanggung trader pada setiap pembukaan dan penutupan posisi.
Penyesuaian kali ini menyentuh ketiga kelas instrumen utama Valbury, dengan besaran penurunan yang bervariasi tergantung instrumen dan tipe akun.
Sebagai gambaran, berikut beberapa contoh penyesuaian spread pada akun dengan volume tinggi (Vega).
|
Instrumen |
Spread Sebelumnya |
Spread Baru |
Penurunan |
|
EUR/USD |
1,4 pip |
0,2 pip |
Sekitar 85% |
|
USD/JPY |
1,6 pip |
0,4 pip |
Sekitar 75% |
|
GBP/USD |
1,1 pip |
0,3 pip |
Sekitar 73% |
|
XAU/USD (Emas) |
0,35 |
0,28 |
Sekitar 20% |
Catatan: Angka bersifat indikatif dan dapat berubah sesuai kondisi pasar. Besaran spread aktual mengikuti ketentuan yang berlaku di platform Valbury.
Tiga Tipe Akun untuk Kebutuhan Berbeda
Valbury menyediakan tiga tipe akun yang dirancang untuk profil trader yang berbeda, mulai dari pemula hingga trader berpengalaman dengan volume tinggi.
Penyesuaian spread ini berlaku di seluruh tipe akun tersebut.
|
Tipe Akun |
Target Pengguna |
Spread EUR/USD |
|
Alpha |
Pemula yang membangun portofolio |
1,0 pip |
|
Sirius |
Trader aktif |
0,7 pip |
|
Vega |
Trader berpengalaman bervolume tinggi |
0,2 pip |
Catatan: Ketentuan tiap akun, termasuk setoran minimal, komisi, dan fitur, mengikuti syarat dan ketentuan resmi yang berlaku.
Ilustrasi Dampak terhadap Biaya Trader
Untuk menggambarkan dampak penyesuaian ini, berikut ilustrasi sederhana dengan asumsi seorang trader membuka sekitar sepuluh posisi pada lot standar EUR/USD setiap hari. Perlu ditegaskan bahwa ini hanya ilustrasi dengan asumsi tertentu, dan hasil nyata setiap trader dapat berbeda tergantung volume, instrumen, dan pola transaksinya.
|
Periode |
Estimasi Biaya Sebelumnya |
Estimasi Biaya Baru |
|
Per hari |
Sekitar Rp287 ribu |
Sekitar Rp37 ribu |
|
Per bulan |
Sekitar Rp7,4 juta |
Sekitar Rp1,1 juta |
|
Per tahun |
Sekitar Rp88 juta |
Sekitar Rp13 juta |
Catatan: Angka di atas merupakan estimasi berdasarkan asumsi volume tertentu, bukan jaminan penghematan. Biaya aktual bergantung pada aktivitas masing-masing trader.
Dari ilustrasi tersebut terlihat bahwa selisih biaya spread dapat menjadi cukup berarti bagi trader yang aktif bertransaksi. Dengan biaya yang lebih rendah, porsi biaya yang sebelumnya dikeluarkan dapat lebih banyak dipertahankan dalam portofolio trader.
Kaitan dengan Manajemen Risiko
Selain menekan biaya, spread yang lebih rendah juga berkaitan dengan kualitas eksekusi. Biaya masuk dan keluar posisi yang lebih kecil membantu mengurangi beban pada setiap transaksi dan dapat mendukung efisiensi eksekusi, termasuk dalam meredam potensi selisih harga saat eksekusi atau slippage.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa biaya yang lebih rendah bukanlah jaminan keuntungan. Trading, khususnya pada instrumen dengan leverage, tetap mengandung risiko yang signifikan.
Manajemen risiko yang disiplin tetap menjadi faktor utama dalam aktivitas trading.
Konteks dan Tujuan
Penyesuaian ini dilakukan di tengah dinamika pasar global yang meningkat, ketika efisiensi biaya menjadi semakin relevan bagi trader. Melalui langkah ini, Valbury ingin memperkuat perannya sebagai penghubung antara pasar keuangan global dan trader di Indonesia, dengan struktur biaya yang lebih efisien dan transparan.
Menurut Valbury Research, penyesuaian spread ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung trader melalui struktur biaya yang lebih kompetitif dan pengelolaan risiko yang lebih baik. Valbury merupakan perusahaan pialang berjangka yang berlisensi dan diawasi oleh Bappebti.
Market Insight
Bagi trader, biaya transaksi adalah salah satu faktor yang sering kali kurang diperhatikan, padahal dapat berdampak nyata terhadap hasil dalam jangka panjang, terutama bagi mereka yang aktif bertransaksi. Spread yang lebih rendah memberi ruang yang lebih besar bagi strategi trader untuk bekerja, meski tetap tidak menghilangkan risiko yang melekat.
Hal yang ingin terus ditekankan Valbury adalah pentingnya edukasi dan kedisiplinan. Efisiensi biaya sebaiknya dipandang sebagai pelengkap dari manajemen risiko yang baik, bukan sebagai pengganti.
Keputusan trading tetap perlu diambil berdasarkan pemahaman yang memadai dan sesuai dengan profil risiko masing-masing.
(dpu/dpu) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]