Video: Generali & Strategi Genjot Peran Asuransi Jiwa Bagi Ekonomi RI
Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran dan pengembangan industri asuransi dan dana pensiun untuk dapat berkontribusi lebih bagi perekonomian sekaligus memperluas investasi ke pasar modal.
President Director & CEO Generali Indonesia, Rebecca Tan mengatakan bahwa mendukung penuh upaya OJK dalam mendorong kinerja sektor keuangan dan perbankan termasuk asuransi dan dana pensiun sebagai penopang ekonomi RI yang pada Q1-2026 berhasil tumbuh di atas 5%.
Saat ini kontribusi asuransi jiwa terhadap PDB RI masih di bawah 3% sehingga peluang bagi pertumbuhan dan kontribusi asuransi jiwa dalam perekonomian RI masih sangat besar. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, otoritas dan industri asuransi jiwa salah satunya lewat peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Generali Indonesia dalam mendorong penetrasi asuransi jiwa terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan kemudahan akses masyarakat terhadap asuransi jiwa. Salah satunya melalui inovasi produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan mudah diakses oleh masyarakat.
Salah satu produk asuransi jiwa yang terus didorong pengembangannya adalah Unit Link atau PAYDI (Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi) yang tengah mengalami pelemahan pertumbuhan. Berkaca dari negara tetangga seperti Malaysia, upaya menumbuhkan produk Unit Link dapat didorong melalui edukasi nasabah terkait manfaat perlindungan Unit Link serta investasinya.
Seperti apa upaya asuransi jiwa meningkatkan pertumbuhan bisnis yang dapat berkontribusi bagi ekonomi RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan President Director & CEO Generali Indonesia, Rebecca Tan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 30/06/2026)
Add
source on Google