Video: Punya Modal Ini, Bankir Nilai Wacana Universal Banking Relevan
Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam upaya memperkuat industri perbankan di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penerapan konsep universal banking yang menyediakan berbagai layanan keuangan terintegrasi yang meliputi layanan perbankan tradisional, pasar modal dan wealth management, treasury hingga advisory.
Direktur Utama PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank, Kurnardy Darma Lie menyebutkan sistem bank universal ini merupakan konsep bisnis perbankan yang sudah ada sejak lama karena sudah ada bank yang memiliki cakupan layanan beberapa divisi dan lini bisnis.
Oleh karena itu KB Bank memandang konsep universal banking sangat relevan dengan perbankan Tanah Air karena nasabah bisa langsung mendapatkan berbagai layanan perbankan karena bank menjadi 'one stop solution' sehingga kebijakan ini juga bisa mendorong daya saing perbankan RI untuk dapat berkompetisi dengan perbankan global.
Kebijakan ini juga akan membuat kompetisi perbankan akan semakin ketat karena perbankan dituntut dalam memperkuat solusi layanan perbankan tidak hanya sebagai penjual produk perbankan.
KB Bank sendiri sudah masuk ke dalam konsep bank universal dengan memberikan berbagai layanan dan solusi perbankan yang lengkap meliputi segmen ritel baik pinjaman hingga KPR, modal kerja serta memiliki layanan financial management hingga sekuritas dan asuransi.
Seperti apa bankir memandang konsep bank universal? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Utama PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) atau KB Bank, Kurnardy Darma Lie dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 21/04/2026)
Add
source on Google