MARKET DATA

Saham Berguguran, Pesan Lo kheng Hong: Bisa Kaya Asal Punya Ilmu Ini

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
06 November 2026 14:21
IHSG
Foto: Dok Lo Kheng Hong

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali membagikan kunci kesuksesannya saat harga saham-saham berguguran. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tadinya mencapai 9.000 kini runtuh menjadi di bawah level 5.000.

Pria yang sukses berkat investasi di pasar modal tersebut mengatakan, jika ingin meraup keuntungan di instrumen investasi yang berisiko tinggi ini harus memiliki kesabaran. Menurutnya, keuntungan besar tidak datang dari aktivitas jual-beli jangka pendek. Ia menilai strategi paling efektif adalah membeli saham, lalu menyimpannya dalam jangka panjang.

"Uang besar hanya bisa didapat dari menunggu," ujarnya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (6/11/2026).

Lo Kheng Hong menegaskan bahwa trading tidak akan membuat investor meraup uang besar. Investor yang membeli lalu menjual kembali dalam waktu singkat, menurutnya, sulit mendapatkan hasil yang signifikan. Karena itu, ia menyarankan investor yang ingin mendapat keuntungan besar untuk membeli dan menyimpan saham, lalu menunggu dengan sabar.


"Beli (Saham) dan simpan. Karena kalau kita beli, kemudian kita jual lagi, kita trading, kan nggak bisa dapat uang besar. Uang besar didapat bukan dari jual-beli, dari trading," ungkapnya

Lo Kheng Hong mengaku memegang saham dalam waktu lama. Ia membeli saham yang bagus dan murah, kemudian menunggu harganya kembali ke harga wajar. Waktu yang dibutuhkan untuk itu, kata dia, tidak bisa ia tentukan sendiri karena sepenuhnya ditentukan oleh pasar. Tugasnya sebagai investor hanya satu, yaitu menunggu dengan sabar.

Menurut Lo Kheng Hong, bursa adalah perangkat untuk memindahkan uang orang yang tidak sabar kepada orang yang sabar. Pesan itu menegaskan pandangannya bahwa disiplin menahan diri lebih menentukan hasil investasi dibanding kemampuan menebak pergerakan harga harian.

"Karena kesabaran itu sangat penting. Karena bursa adalah perangkat untuk memindahkan uang orang tidak sabar kepada orang yang sabar," ucapnya.

Lo Kheng Hong menambahkan, Ia pernah menahan lama saham yang dimilikinya saat harganya sedang jatuh. Harga saham tersebut, kata dia, belum juga kembali ke harga wajarnya. Meski begitu, ia tidak berubah sikap.

"Terus menunggu dengan sabar," tutupnya.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Hujan Emas di Saham Bank, Simak Cara Lo Kheng Hong Mencium Cuan


Most Popular
Features