MARKET DATA

Raffi Ahmad Terseret Kisruh RANS Carnival, Manajemen Buka Suara

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
04 November 2026 06:25
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten milik Raffi Ahmad, PT. Rans Entertainment Indonesia Tbk. (RANS) buka suara terkait sejumlah pengisi acara dan tenant yang mundur dari pelaksanaan RANS Carnival Yogyakarta.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan menyatakan menghormati keputusan tersebut dan melakukan beberapa penyesuaian dalam pelaksanaan acara.

"Perseroan membenarkan bahwa sejumlah pengisi acara belum dapat berpartisipasi dalam acara RANS Carnival Yogyakarta sebelum pelaksanaan kegiatan berdasarkan pertimbangan masing-masing pihak," tulis manajemen RANS, dikutip Rabu (4/11/2026).


Namun, terkait dugaan pengerahan warga dengan imbalan Rp50.000, perseroan menegaskan tidak pernah menginstruksikan, menginisiasi, maupun mendanai kegiatan tersebut, sebagaimana yang disebutkan dalam pemberitaan dan pesan WhatsApp yang beredar.

Selain itu, manajemne juga menyeut bahwa perseroan tidak memberikan instruksi kepada pihak kepolisian, perangkat kelurahan, perangkat desa, maupun pihak lainnya untuk melakukan kegiatan tersebut.

Mengenai kronologi, RANS menjelaskan bahwa RANS Carnival Yogyakarta digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Sleman, Yogyakarta, sebagai hiburan gratis bagi masyarakat yang melibatkan musisi, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif lokal.

Menjelang acara, publik menyoroti kehadiran Raffi Ahmad dalam peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta, pada 29 Oktober 2026. Berdasarkan klarifikasi Polda Metro Jaya selaku penyelenggara, Raffi Ahmad hadir sebagai tamu undangan. Perseroan menyebut perkembangan tersebut turut memengaruhi persiapan acara, termasuk perubahan keikutsertaan sejumlah pengisi acara dan penyesuaian partisipasi pelaku usaha.

Terkait alasan mundurnya sejumlah musisi, perseroan menyebut para musisi yang sebelumnya dijadwalkan tampil belum dapat berpartisipasi berdasarkan pertimbangan masing-masing atas perkembangan situasi menjelang acara.

Sebagai langkah antisipasi, RANS menyesuaikan susunan pengisi acara dan rangkaian kegiatan dengan tetap melibatkan musisi lokal, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif di Yogyakarta. Acara tetap berlangsung selama dua hari sesuai jadwal dengan konsep yang lebih sederhana, sambil memperhatikan keamanan dan kenyamanan seluruh pihak.

"Acara tetap diselenggarakan pada 31 Oktober-1 November 2026 sesuai jadwal, dengan konsep yang lebih sederhana dan tetap melibatkan musisi lokal, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif," ungkap manajemen.

Soal dampak finansial, perseroan menyatakan masih mengevaluasi dampak penyesuaian acara terhadap pendapatan dan beban penyelenggaraan, termasuk beban yang telah dan/atau akan ditanggung, melalui penyusunan laporan realisasi keuangan kegiatan.

Meski nilainya masih dalam perhitungan, berdasarkan penilaian perseroan hingga tanggal tanggapan disampaikan, kondisi tersebut dinilai tidak berpengaruh material terhadap kegiatan operasional, kinerja keuangan, arus kas, maupun kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

Untuk mencegah kejadian serupa, RANS akan meningkatkan penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan kegiatan. Langkah yang disiapkan meliputi penyusunan rencana antisipasi atas perubahan atau pembatalan pengisi acara, peningkatan koordinasi dengan pihak keamanan dan pemerintah daerah, serta peningkatan pemantauan isu di media massa dan media sosial.

Perseroan juga akan memperkuat prosedur persetujuan dan pengawasan atas kegiatan promosi, publikasi, pemberian fasilitas, serta kegiatan yang melibatkan masyarakat, di samping mengevaluasi aspek operasional, keamanan, reputasi, hukum, dan keuangan sebagai dasar perbaikan kegiatan berikutnya.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Laba Emiten Raffi Ahmad (RANS) Naik 27,3%, Ini Penyebabnya


Most Popular
Features