Laba Emiten Raffi Ahmad (RANS) Naik 27,3%, Ini Penyebabnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten milik Raffi Ahmad, PT. Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp37,96 miliar hingga kuartal III tahun 2026. Angka tersebut naik 25,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp30,25 miliar.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kenaikan laba ini terjadi salah satunya ditopang oleh pendapatan hingga September 2026 yang tercatat Rp243,73 miliar, naik 5,07% dari Rp231,98 miliar pada sembilan bulan 2025.
Namun, beban pokok pendapatan naik lebih tinggi 11,45% menjadi Rp154,18 miliar dari Rp138,29 miliar, sehingga laba kotor turun 4,42% menjadi Rp89,55 miliar dari Rp93,69 miliar.
Penopang utama kenaikan laba adalah efisiensi beban usaha. Beban penjualan turun 51,33% menjadi Rp9,39 miliar dari Rp19,30 miliar, sedangkan beban umum dan administrasi turun 2,03% menjadi Rp38,03 miliar dari Rp38,82 miliar. Akibatnya, laba operasi naik 18,45% menjadi Rp42,11 miliar dari Rp35,55 miliar.
Dari sisi non operasional, pendapatan keuangan neto naik 12,69% menjadi Rp6,58 miliar dari Rp5,58 miliar. Beban keuangan turun 42,51% menjadi Rp1,96 miliar dari Rp3,42 miliar. Perseroan juga mencatat bagian rugi dari entitas asosiasi neto sebesar Rp1 miliar, lebih besar dari rugi Rp453,4 juta pada periode yang sama tahun lalu. Laba sebelum beban pajak penghasilan tercatat Rp45,36 miliar, naik 21,69% dari Rp37,28 miliar.
Setelah beban pajak penghasilan sebesar Rp10,30 miliar (naik 5,72% dari Rp9,74 miliar), laba periode berjalan konsolidasian mencapai Rp35,06 miliar, naik 27,34% dari Rp27,53 miliar.
Adapun total aset RANS hingga kuartal III tahun ini naik jadi Rp855,72 miliar dari akhir tahun 2025 yang sebesar Rp461,03 miliar.