MARKET DATA

Pagi-Pagi Ada Informasi Penting dari OJK Tentang Pasar Saham RI

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
26 October 2026 08:35
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi saat menyampaikan Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB September 2026. (Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan)
Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi saat menyampaikan Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB September 2026. (Tangkapan Layar Youtube/Otoritas Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi menyebut, pasar saham RI tetap bertahan tengah gempuran dan ketidakpastian yang muncul setelah pengumuman dari penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).


Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi memaparkan, pasar saham Indonesia menunjukkan resiliensi di tengah situasi yang mengejutkan dari lembaga indeks global tersebut. Menurutnya, perkembangan ini menjadi alasan bagi pelaku pasar untuk tetap optimistis, meskipun kewaspadaan tetap diperlukan.

"Pagi ini menjelang dimulainya perdagangan bursa Senin, 26 Oktober, kami ingin menyampaikan sejumlah perkembangan yang patut kami sampaikan. Pertama, di tengah tekanan dan ketidakpastian yang berlangsung sejak adanya pengumuman yang dirasakan memang mengejutkan oleh berbagai pihak oleh MSCI, pasar saham Indonesia nampaknya telah menunjukkan ketahanan atau resiliensi yang patut kami apresiasi," kata Hasan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (26/10/2026).


Hasan menegaskan, kondisi tersebut menjadi momentum bagi otoritas untuk terus mendorong dan menuntaskan agenda reformasi, khususnya dalam memperkuat integritas pasar modal Indonesia.

OJK bersama pemangku kepentingan terkait akan terus berfokus pada pelaksanaan agenda reformasi tersebut di tengah dinamika pasar. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan investor serta memperkuat integritas pasar modal nasional.

Hasan menambahkan, perkembangan pasar saham saat ini memberikan ruang untuk tetap optimistis, dengan tetap menjaga kewaspadaan dan konsisten menjalankan agenda reformasi yang telah disiapkan.

"Perkembangan ini memberikan alasan untuk tetap optimis, waspada, fokus, menggulirkan menuntaskan agenda-agenda reformasi integritas," tutupnya.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pakar Ingatkan Efek MSCI ke Rupiah, Waspada Dana Kabur Bisa US$25 M


Most Popular
Features