Dulu Dijatuhkan MSCI, Kini Bursa Ini Bangkit & Jadi "Developed Market"
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah pasar saham berhasil bangkit usai "dijatuhkan" Morgan Stanley Capital International (MSCI). Setidaknya ini terjadi di Yunani.
Yunani sebelumnya diturunkan dari kategori pasar maju (developed market) menjadi pasar berkembang (advanced emerging market) oleh MSCI pada 2013. Hal itu terjadi di tengah krisis utang yang mengguncang perekonomian negara tersebut.
Namun kini di 2026, pasar saham Yunani mencatat tonggak penting dalam pemulihan ekonominya. Bursa sahamnya kini kembali masuk menjadi pasar maju.
Ya, mengutip Euronews, perubahan klasifikasi diberikan FTSE Russell dan mulai berlaku pada September lalu. Ini memindahkan pasar saham Yunani dari kategori advanced emerging market menjadi developed market.
Langkah tersebut menjadi pengakuan atas kemajuan pasar modal Yunani setelah bertahun-tahun melakukan reformasi untuk memulihkan perekonomian dan kepercayaan investor. Ini menjadi perkembangan terbaru ini menandai kemajuan Yunani.
Sebenarnya khusus MSCI sendiri memiliki sistem klasifikasi tersendiri. Namun, pada Maret 2026 mengumumkan rencana untuk mengembalikan Yunani ke kelompok pasar maju pada Mei 2027.
62 Saham Yunani Masuk Indeks Pasar Maju
Perubahan klasifikasi FTSE Russell memindahkan 62 saham Yunani dari indeks advanced emerging market menjadi developed market. Perubahan tersebut berpotensi memperluas akses saham Yunani terhadap modal internasional, khususnya dari investor institusi dan pengelola dana yang mengikuti indeks pasar maju.
CEO Athens Exchange Group Yianos Kontopoulos menyebut kenaikan status tersebut sebagai pencapaian penting. Menurutnya, perubahan ini dapat memperluas basis investor internasional, menarik dana yang mengikuti indeks pasar maju, serta membuka peluang pembiayaan baru bagi perusahaan tercatat.
Selain FTSE Russell, penyedia indeks STOXX juga mengklasifikasikan Yunani sebagai pasar maju. Perubahan ini memungkinkan sembilan perusahaan Yunani masuk ke indeks pan-Eropa STOXX Europe 600, yakni National Bank of Greece, Eurobank, Piraeus Bank, Alpha Bank, GEK Terna, Jumbo, Motor Oil, PPC, dan Metlen.
Penyesuaian indeks juga mendorong lonjakan transaksi di Bursa Athena. Dana yang mengikuti indeks pasar berkembang perlu menjual saham Yunani, sedangkan dana yang mengikuti indeks pasar maju perlu membeli saham-saham tersebut untuk menyesuaikan portofolio mereka.
Menurut situs keuangan Yunani Euro2day, nilai transaksi saham di Athena mencapai rekor 4,26 miliar euro pada lelang penutupan perdagangan saat berita baik ini diumumkan. Angka tersebut mencakup transaksi beli dan jual, melampaui rekor sebelumnya sekitar 3,03 miliar euro pada Mei 2008.
Meski demikian, lonjakan transaksi akibat penyesuaian indeks belum tentu langsung menghasilkan arus investasi asing yang berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah menjaga likuiditas dan minat investor setelah penyesuaian portofolio selesai.
Keuangan Negara Membaik, Kepercayaan Investor Menguat
Kenaikan status pasar saham Yunani berlangsung bersamaan dengan membaiknya penilaian lembaga pemeringkat terhadap kondisi keuangan negara tersebut. September, Moody's mengubah prospek peringkat utang pemerintah Yunani, Baa3, dari stabil menjadi positif.
Perubahan ini membuka peluang kenaikan peringkat apabila perbaikan ekonomi dan fiskal terus berlanjut. Sementara itu, Scope Ratings menaikkan peringkat Yunani dari BBB menjadi BBB+, dengan prospek stabil.
Kedua lembaga tersebut menyoroti penurunan beban utang, surplus anggaran, peningkatan penerimaan pajak, serta reformasi yang memperkuat perekonomian dan institusi negara. Menteri Keuangan Yunani Kyriakos Pierrakakis mengatakan keputusan lembaga pemeringkat dan kenaikan status pasar saham menunjukkan bahwa negaranya menjadi lebih tangguh dan kredibel.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah harus terus menjaga disiplin fiskal, mendorong investasi, serta menjalankan reformasi untuk meningkatkan produktivitas dan upah. Perjalanan Yunani memperlihatkan bahwa pemulihan kepercayaan investor membutuhkan reformasi berkelanjutan.
Kenaikan klasifikasi indeks dapat memperluas akses ke modal global. Tetapi keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kondisi ekonomi, kualitas pasar modal, dan konsistensi kebijakan pemerintah.
(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]