MARKET DATA

RSPP Dminta Jadi RS Terbaik, BP BUMN dan Danantara Siapkan Rp581 M

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
15 October 2026 08:15
Pertamina menyiapkan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) untuk menjadi rumah sakit rujukan bagi warga terdampak insiden Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Sabtu (4/3/2023). Dok: Pertamina)
Foto: Pertamina menyiapkan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) untuk menjadi rumah sakit rujukan bagi warga terdampak insiden Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Sabtu (4/3/2023). Dok: Pertamina)

Jakarta, CNBC Indonesia - BP BUMN dan BPI Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sebagai proyek percontohan peningkatan kualitas layanan kesehatan di bawah pengelolaan Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria menyebut, transformasi RSPP akan menjadi tahap awal sebelum dilanjutkan ke 38 rumah sakit lainnya yang dikelola IHC.

Dony, menekankan bahwa transformasi RSPP harus dilakukan secara menyeluruh untuk mewujudkan arahan Presiden RI agar rumah sakit tersebut menjadi Indonesia Hospital dan kebanggaan nasional.

"Ini jadi Indonesia Hospital. Jadi, jangan tanggung-tanggung. Maunya memang ini flagship-nya kita, kayak orang kalau ke Indonesia itu rumah sakit terbaik. Itu harusnya rumah sakit kita," ujar Dony, mengutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, saat bertemu jajaran direksi IHC di Wisma Danantara, dikutip Kamis (15/10/2026).


Ia menjabarkan, transformasi RSPP mencakup peningkatan kualitas pelayanan medis, fasilitas, tenaga profesional, serta pengalaman pasien. Untuk memperkuat kapasitas layanan, IHC merencanakan penambahan 40 dokter spesialis dalam dua tahun ke depan dan 70 dokter spesialis baru pada 2030. Pembaruan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit.

"Kita perlu memulai rekrut dokter baru dan juga perawat baru dan pekerja baru. Kami memerlukan darah baru, darah muda, untuk transformasi budaya," ujar Dony.

Dari sisi komersial dan keuangan, rencana pengembangan RSPP mencakup nilai investasi sebesar Rp581 miliar. Transformasi dirancang melalui peningkatan kapasitas tempat tidur, pembenahan proses pelayanan, penguatan keselamatan pasien, serta peningkatan pengalaman pasien melalui layanan fisik dan digital.

Transformasi tersebut direncanakan berlangsung selama 24 bulan. Namun, Dony meminta percepatan pelaksanaan agar seluruh proses dapat diselesaikan pada pertengahan 2028.

Dony juga meminta Direksi IHC melibatkan kontraktor profesional yang berpengalaman dalam pembangunan dan renovasi fasilitas rumah sakit guna memastikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu.

Transformasi RSPP harapannya menjadi rumah sakit rujukan berstandar nasional dan internasional sekaligus menjadi model peningkatan kualitas bagi 38 rumah sakit lainnya di bawah IHC. Upaya ini menjadi bagian dari pembenahan layanan kesehatan BUMN yang berorientasi pada kualitas medis, keselamatan, dan pengalaman pasien.

(rob/rob) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos Danantara: 652 Perusahaan BUMN Akan Hilang


Most Popular
Features