MARKET DATA

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
07 October 2026 15:35
Dok KB Bank
Foto: Dok KB Bank

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) alias KB Bank membantah bahwa akan ada pengambilalihan saham bank itu kembali oleh para induk-induk koperasi.

Mengutip pemberitaan media massa, wacana ini pertama kali dilontarkan oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantono dalam Diskusi Publik Pra Kongres Nasional SI ke-42 di Jakarta, Senin (5/10/2026). Menurut Ferry, para induk koperasi akan mengambilalih saham dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada pembicaraan dengan pihak Kementerian Koperasi maupun para induk koperasi.

"Tidak ada," kata Kunardy kepada CNBC Indonesia, Rabu (7/10/2026).

Terkait hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga tidak mengetahui adanya rencana tersebut.

"Saya belum terinfo soal ini ya," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae kepada CNBC Indonesia, Rabu (7/10/2026).

Terpisah, Corporate Communication and Government Affairs KB Bank Komala Sari mengatakan pihaknya mencermati pemberitaan mengenai pernyataan Menteri Koperasi soal pengambilalihan tersebut. Ia menegaskan Kookmin Bank tetap lah pengendali bank itu.

"KB Bank menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat perubahan atas struktur

kepemilikan dan pengendalian Bank. KB Kookmin Bank tetap merupakan pemegang

saham pengendali KB Bank," ujar Sari dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).

Ia melanjutkan, KB Bank senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, integritas, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mengingatkan saja, KB Bank sebelumnya merupakan Bank Umum Koperasi (Bukopin). Bank itu didirikan pada 10 Juli 1970.

Sesuai namanya, pendirian bank ini diinisiasi oleh gabungan induk koperasi di Indonesia untuk menyokong permodalan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Pada tahun 2006, Bank Bukopin resmi melakukan Initial Public Offering (IPO) dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham BBKP.

Pada tahun 2018, Kookmin Bank, mulai masuk ke Bukopin dengan membeli sebagian saham melalui skema Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV.

Kemudian pada pertengahan 2020, di tengah pandemi COVID-19, Kookmin Bank berkomitmen penuh menyuntikkan modal tambahan lewat skema rights issue (PUT V) dan private placement.

Pada Agustus 2020, OJK secara resmi mengesahkan KB Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP).

Pasca akuisisi, transformasi dilakukan secara bertahap. Pada Februari 2021, bank itu resmi berubah nama menjadi

PT Bank KB Bukopin Tbk. sebelum pada Maret 2024 resmi menanggalkan Bukopin dan pada Agustus 2025, secara legal menjadi PT Bank KB Indonesia Tbk.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ini Respons Tegas OJK Soal PHK Massal di KB Bank (BBKP)


Most Popular
Features