MARKET DATA

Asing Net Sell Rp1,27 T, Tapi 10 Saham Ini Malah Diborong

Redaksi,  CNBC Indonesia
05 October 2026 08:28
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Namun, investor asing justru tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar. Di tengah tekanan jual tersebut, asing masih memborong sejumlah saham.

IHSG ditutup naik 0,46% atau 27,38 poin ke level 6.036,89. Indeks dibuka di posisi 6.018,08, sempat menyentuh level tertinggi 6.053,23, lalu turun ke level terendah 5.979,98 sebelum ditutup di zona hijau.

Mengutip data IDX, penguatan IHSG disokong 319 saham yang menguat, sementara 337 saham melemah dan 134 saham stagnan. Volume transaksi tercatat 121,54 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,26 triliun yang berpindah tangan 1,62 juta kali. Sektor penopang IHSG hari itu adalah energi, konsumer primer, teknologi, dan finansial.

Di sisi lain, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,27 triliun di seluruh pasar. Perinciannya, net sell Rp1,31 triliun di pasar reguler, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai asing membukukan net buy Rp32,82 miliar.

Secara keseluruhan, nilai pembelian asing tercatat Rp4,26 triliun, lebih rendah dari nilai penjualannya yang mencapai Rp5,53 triliun. Sebaliknya, investor domestik mencatatkan pembelian Rp8,00 triliun dan penjualan Rp6,73 triliun.

Meski demikian, sejumlah saham masih diborong asing. Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign buy terbanyak pada perdagangan Jumat:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp44,19 miliar
  2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp29,57 miliar
  3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Rp29,13 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp18,06 miliar
  5. PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) - Rp16,14 miliar
  6. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp14,59 miliar
  7. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp13,25 miliar
  8. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) - Rp10,38 miliar
  9. PT Timah Tbk (TINS) - Rp8,84 miliar
  10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp8,10 miliar

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Asing Ramai-Ramai Jual Saham Ini Saat IHSG Melesat


Most Popular
Features