MARKET DATA

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Elaine Tairio,  CNBC Indonesia
02 October 2026 15:12
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diDolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah berhasil mengakhiri perdagangan Jumat (2/10/2026) di zona hijau terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah melemah pada perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup di level Rp17.868/US$, menguat 0,40% atau 72 poin dibandingkan penutupan Kamis (1/10/2026) di Rp17.940/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah dibuka di level Rp17.925/US$ dan bergerak pada rentang Rp17.850-Rp17.950/US$.

Penguatan rupiah berlangsung seiring dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY). Indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tersebut pada pukul 15.00 WIB terpantau di posisi 101,877 melemah 0.23%.

Dolar AS melemah ditengah penantian pasar terhadap rilis data tenaga kerja Amerika Serikat, terutama non-farm payrolls (NFP) yang dijadwalkan keluar pada Jumat malam ini.

Data tersebut menjadi perhatian pasar untuk membaca kondisi pasar tenaga kerja AS sekaligus mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed).

Ditengah dinamika yang tengah terjadi, pemerintah turut menyoroti pergerakan rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir sempat mendekati level Rp18.000/US$.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan penerbitan surat utang pemerintah di pasar global turut berperan dalam memperkuat cadangan devisa yang dapat digunakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

"Uang yang diperoleh, ditempatkan di Bank Indonesia, itu menjadi cadangan devisa. Dan cadangan devisa itu digunakan untuk melakukan stabilisasi dari nilai tukar rupiah. Ini perannya cukup signifikan buat Kemenkeu," ujar Juda dalam Media Gathering di Bogor, Kamis (2/10/2026).

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960


Most Popular
Features