Video: Harga Minyak Masih Tinggi, Apa Efeknya ke APBN, IHSG & Rupiah?
Jakarta, CNBC Indonesia- Konflik Timur Tengah yang terus memanas dan mengganggu pasokan minyak mentah dunia membuat harga minyak dunia masih berada di level tinggi. Mengutip data refinitiv, harga minyak Brent pada perdagangan Jum'at (02/10/2026) berada di kisaran USD 102,25 per barel sementara WTI bertengger di USD 91,11 per barel.
Economist CNBC Indonesia, Maesaroh menyebutkan tensi perang yang masih panas dan arah perundingan yang belum memberikan kepastian damai membuat tekanan pada harga minyak. Tentu saja kondisi ini akan memberikan dampak rambatan kepada lonjakan inflasi hingga kenaikan suku bunga acuan bank sentral.
Ketidakpastian global ini membuat pelaku pasar keuangan global terus mewaspadai dampaknya sehingga menghambat arah aliran dana global ke emerging market termasuk ke Indonesia? seperti apa efeknya ke APBN RI, IHSG hingga Rupiah?
Selengkapnya simak ulasan Aulia Wardhani dan Andi Shalini dengan Economist CNBC Indonesia, Maesaroh dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 05/10/2026)