IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari Rabu, 23 September 2026, dengan parkir di zona hijau. HSG ditutup di level 6.374,91, naik 97,87 poin atau setara 1,56%.
Mengutip Stockbit, perdagangan di seluruh pasar, volume transaksi sepanjang hari ini mencapai 361,71 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp12,57 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 1,91 juta kali.
Sementara itu, khusus pasar reguler, volume transaksi tercatat 292,88 juta lot dengan nilai Rp11,77 triliun dan frekuensi yang sama di kisaran 1,91 juta kali.
Penguatan IHSG hari ini didorong oleh sektor konsumer kritikal yang naik 4,6%. Kemudian disusul oleh sektor energi yang naik 3,4%, dan sektor material dasar yang naik 3,1%.
Adapun saham-saham pendorong IHSG hari ini antara lain, PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT. Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), dan PT. Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).
Penguatan IHSG terjadi setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%. Sejalan dengan itu, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.
Pengumuman ini dibacakan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti pada konferensi pers, Rabu (23/9/2026).
"Rapat Dewan Gubernur BI pada 22-23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI rate 5,75%," tegas Destry.
Dengan demikian, BI telah menahan suku bunga dalam tiga pertemuan beruntun. Bank sentral sebelumnya juga mempertahankan BI Rate sebesar 5,75% pada RDG Agustus 2026.
Hasil RDG ini sesuai dengan polling CNBC Indonesia terhadap 11 institusi dan lembaga menunjukkan mayoritas responden memperkirakan BI Rate tetap di level 5,75%.