Video

Video: Dorong Pertumbuhan Nasabah Baru, Asuransi Gaet Segmen Mahasiswa

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
22 September 2026 14:30

Jakarta, CNBC Indonesia- Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan per Juli 2026 industri asuransi komersial baik asuransi jiwa maupun asuransi umum berhasil mencetak total asset Rp957,07 triliun atau tumbuh 2,54% (yoy) dengan pendapatan premi yang mencapai Rp 199,80 triliun, tumbuh 2,71% (yoy)

Menilik kinerja positif industri asuransi, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo menilai hal ini mencerminkan bahwa asuransi masih menjadi produk jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat di tengah tantangan ekonomi RI.

Asuransi masih dinilai sebagai produk perlindungan untuk menghadapi kondisi ketidakpastian. Dimana untuk asuransi jiwa, sepanjang H1-2026 mampu mencatatkan pertumbuhan premi baru mencapai 20,5% yang menjadi bukti asuransi menjadi bagian dari perencanaan keuangan masyarakat.

Selain itu, masih rendahnya penetrasi asuransi maka potensi peningkatan adopsi asuransi sangat terbuka oleh karena itu perlu diupayakan peningkatan edukasi dan literasi masyarakat terhadap peran asuransi termasuk ke segmen generasi muda. Asuransi juga memanfaatkan penggunaan teknologi digitalisasi era AI untuk menggali potensi nasabah baru hingga pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah

Seperti apa prospek bisnis & upaya mendorong pengembangan bisnis asuransi? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 22/09/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...