Breaking News! IHSG Anjlok 1,30%, 550 Saham Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,30% ke level 6.300 pada perdagangan pagi ini, Selasa (22/9/2026). Sebanyak 550 saham melemah, 282 saham stagnan dan hanya 135 saham yang naik.
Volume perdagangan mencapai 14,59 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 986,2 ribu kali dengan nilai transaksi sebanyak Rp5,72 triliun.
Padahal pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG sempat naik tipis 7,61 poin atau 0,12% ke level 6.392,22. Beberapa menit setelah pasar buka IHSG menguat lebih tinggi hingga 0,32% ke level 6.405. Indeks diketahui bergerak pada rentang terendah 6.392 dan tertinggi 6.408 pada awal perdagangan pagi ini.
Pasar keuangan Indonesia pada Selasa (22/9/2026) akan mencermati perkembangan perang di Timur Tengah serta sejumlah agenda dari dalam negeri. Melonjaknya Wall Street hingga Bitcoin diharapkan bisa menjadi sentimen positif bagi IHSG dan rupiah.
Bank Indonesia (BI) mulai menggelar Rapat Dewan Gubernur selama dua hari. Pelaku pasar juga akan mencerna aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang batas harga minimum saham dan pelantikan 14 pejabat Kementerian Keuangan.
Bank Indonesia (BI) mulai menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) September pada Selasa (22/9/2026). Rapat berlangsung selama dua hari, dengan keputusan suku bunga acuan atau BI Rate dijadwalkan diumumkan pada Rabu (23/9/2026).
Pengumuman kali ini akan menjadi yang pertama bagi Destry Damayanti sejak dilantik sebagai Gubernur BI definitif pada 2 September. Berdasarkan konsensus pasar, BI diperkirakan kembali mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Suku bunga deposit facility dan lending facility juga diperkirakan tetap, masing-masing sebesar 4,75% dan 6,5%.
Dalam RDG Agustus, BI mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]