MARKET DATA

Bukan AS atau IMF, Ini Pemasok Utang Terbesar Indonesia

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
16 September 2026 13:50
Negara Pemberi Utang Terbanyak ke RI
Foto: Arie Pratama

Jakarta, CNBC Indonesia - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mengalami kenaikan pada Juli 2026 menjadi sebesar US$ 454,8 miliar, dari sebelumnya per Juni 2026 US$ 454,5 miliar.

Nominal kenaikan utang pun menjadi lebih cepat, yakni sebesar 4,9% dibanding tahun lalu, sedangkan pada bulan sebelumnya, kenaikannya sebesar 4,4%.

"Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan ULN publik di tengah penurunan ULN swasta," dikutip dari laporan Statistik Utang Luar Negeri Indonesia terbaru BI, Rabu (16/9/2026).

Bila ditelisik sumber ULN Indonesia berdasarkan per negara, terbesar masih berasal dari Singapura, dengan nilai setara US$ 51,26 miliar.

Selanjutnya baru berasal dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai sebesar US$ 29,47 miliar. China urutan ketiga dengan nilai setara US$ 25,77 miliar.

Yang berasal dari Jepang, nilainya setara US$ 20,49 miliar, dan Hongkong US$ 20,11 miliar. Berikutnya berasal dari Korea Selatan US$ 9,06 miliar, dan Prancis US$ 8,98 miliar.

Sedangkan berdasarkan lembaga atau organisasi, pinjaman terbesar berasal dari Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) milik World Bank sebesar US$ 21,22 miliar, Asian Development Bank (ADB) US$ 12,30 miliar, dan IMF US$ 8,75 miliar.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli


Most Popular
Features