MARKET DATA

IHSG Pangkas Koreksi, Turun 0,73% di Akhir Sesi 2

mkh,  CNBC Indonesia
11 September 2026 16:45
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona merah hari ini, Jumat (11/9/2026). Kendati demikian IHSG memangkas koreksi pada akhir perdagangan. 

IHSG ditutup turun 0,73% atau 47,96 poin ke level 6.541,38 setelah sebelumnya sempat turun 1,8% pada awal sesi 1. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang yang cukup lebar dengan level tertinggi 6.552,70 dan level terendah 6.462,96.

Tekanan pasar tercermin dari mayoritas saham yang berakhir di zona merah. Sebanyak 471 saham melemah, sementara 197 saham menguat dan 295 saham lainnya stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 28,36 miliar saham dengan nilai transaksi Rp14,54 triliun. Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,91 juta kali.

Secara sektoral, seluruh sektor berada di zona merah. Sektor energi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni 2,29%.

Berikutnya, sektor utilitas turun 1,62%, konsumer non-primer -1,04%, keuangan -1,03%, properti -0,98%, dan perindustrian -0,88%.

Dari jajaran saham penggerak indeks, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi pemberat terbesar IHSG dengan kontribusi negatif 13 poin.

Kemudian, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menekan IHSG sebesar 9,38 poin, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 4,66 poin.

Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) juga menjadi pemberat dengan kontribusi negatif 3,42 poin, disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 2,47 poin, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) 2,1 poin, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 1,79 poin.

Sementara itu, beberapa saham berhasil menahan pelemahan IHSG. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi penopang terbesar dengan kontribusi positif 2,24 poin.

Selanjutnya, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyumbang 0,99 poin, PT Astra International Tbk (ASII) 0,87 poin, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 0,78 poin, dan PT Timah Tbk (TINS) 0,57 poin.

Tekanan terhadap IHSG terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya indeks juga anjlok 1,33% ke level 6.589,34. Pelemahan bursa saham kawasan seiring dengan meningkatnya ketegangan AS-Iran yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi, kenaikan harga minyak, inflasi, dan prospek suku bunga.

Dengan penutupan hari ini, IHSG telah mengalami koreksi selama dua hari perdagangan berturut-turut, setelah sehari sebelumnya jatuh 1,33%.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Sesi 1 Naik 0,7%, Mayoritas Saham di Zona Hijau


Most Popular
Features