Video

Video: Bunga Obligasi AS Melonjak, Bond Viligante " Hantui: Trump?

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
11 September 2026 11:53

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah rencana Departemen Keuangan AS membeli Kembali surat utang dengan jumlah besar hingga maksimal USD 6 miliar, Yield atau imbal hasil US Treasury kembali mengalami kenaikan. Data Refinitiv di akhir perdagangan perdagangan Rabu (9/9) mencatat yield US Treasury tenor 10 tahun naik menjadi 4,845% serta untuk tenor 30 tahun meroket ke level 5,295%.

Economist CNBC Indonesia Research, Maesaroh menyebutkan lonjakan Harga US Treasury sejalan dengan merosotnya kepercayaan investor terhadap pengelolaan fiscal pemerintahan AS di t tengah ketegangan AS Vs Iran. Hal ini membuat investor global ramai-ramai melepas surat utang pemerintah AS.

Seperti apa Analisa lonjakan harga US Treasury? apa dampaknya ke pasar keuangan global termasuk SBN dan Rupiah? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Economist CNBC Indonesia Research, Maesaroh dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 11/09/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...