MARKET DATA

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

mkh,  CNBC Indonesia
08 September 2026 16:27
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (8/9/2026). IHSG naik 66,77 poin atau 1,01% ke level 6.686,44.

IHSG bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan. Indeks dibuka pada level 6.639,51 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.696,28 serta terendah 6.636,94.

Penguatan IHSG terjadi di tengah penguatan mayoritas sektor saham. Sektor bahan baku menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 2,21%, disusul konsumer primer menguat 1,05%, finansial 1,03%, industri 0,63%, energi 0,63%, teknologi 0,34%, dan properti 0,08%.

Dari jajaran saham penggerak indeks, Bank Central Asia (BBCA) menjadi penopang terbesar IHSG dengan kontribusi 11,73 poin. Saham BBCA ditutup di level 6.675.

Selanjutnya, Sinar Mas Multiartha (SMMA) menyumbang 7,27 poin, Amman Mineral Internasional (AMMN) 7,17 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 4,66 poin, Merdeka Copper Gold (MDKA) 3,72 poin, dan Bank Mandiri (BMRI) 3,47 poin.

Di sisi lain, Bumi Resources Minerals (BRMS) menjadi pemberat terbesar dengan mengurangi 2,37 poin indeks. Global Digital Niaga (BELI) menekan 1,44 poin, sementara Bank Negara Indonesia (BBNI) mengurangi 1,05 poin.

Aktivitas perdagangan saham terbilang ramai. Volume transaksi mencapai 35,06 miliar saham dengan nilai transaksi Rp15,60 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 2,263 juta kali. Sebanyak 388 saham menguat, 253 saham melemah, dan 322 saham stagnan.

Secara teknikal, IHSG kini kembali mendekati level psikologis 6.700 setelah menutup perdagangan di 6.686,44. Indeks sempat menyentuh 6.696,28, sehingga area 6.700 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi peluang penguatan lanjutan. Sebelumnya, analis menempatkan area resistance IHSG di sekitar 6.695 dan 6.780, dengan support di kisaran 6.552-6.453.

Penguatan IHSG hari ini juga terjadi setelah indeks pada perdagangan Senin (7/9/2026) terkoreksi 0,25% ke level 6.619,67. Dengan kenaikan 1,01% hari ini, IHSG berhasil menghapus tekanan perdagangan sebelumnya dan kembali mendekati level 6.700.

Sementara itu, penguatanIHSG juga didukung oleh aksi beli asing di sesi 1. Asing mencatatkan net foreign buy sebesar Rp83,37 miliar.

Saham BBCA menjadi saham yang paling banyak dibeli asing dengan net buy Rp112,57 miliar. Berikutnya AMMN Rp109,34 miliar dan BBRI Rp74,54 miliar. Asing juga mencatat net buy pada ENRG Rp37,88 miliar dan RATU Rp26,39 miliar.

Namun, sejumlah saham masih menjadi pemberat IHSG. BRMS menjadi penekan terbesar dengan kontribusi negatif 2,37 poin indeks, diikuti Global Digital Niaga (BELI) 1,44 poin dan Bank Negara Indonesia (BBNI) 1,05 poin.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Ambruk 0,69%, Dua Saham Ini Jadi Beban


Most Popular
Features