MARKET DATA

OJK Awasi Ketat 8 Asuransi & 8 Dana Pensiun, Ini Alasannya

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
07 September 2026 15:27
Ilustrasi Garansi Bank. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi Garansi Bank. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - OJK terus memperketat pengawasan dan penegakan ketentuan di sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP), termasuk menjalankan pengawasan khusus terhadap sejumlah perusahaan bermasalah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, sampai dengan 24 Agustus 2024, OJK telah melakukan pengawasan khusus terhadap 8 perusahaan asuransi dan reasuransi serta 8 dana pensiun.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyelesaian permasalahan pada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di sektor PPDP. Ogi menegaskan pengawasan OJK senantiasa dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kepentingan pemegang polis dan peserta program pensiun.

Selain pengawasan khusus, OJK juga mendorong peningkatan permodalan di industri PPDP. Untuk tahap pertama peningkatan ekuitas perusahaan asuransi dan reasuransi, tercatat baru 82,07% perusahaan yang telah memenuhi jumlah minimum ekuitas yang dipersyaratkan hingga akhir 2024. Sementara untuk perusahaan penjaminan, baru 75% yang telah memenuhi ketentuan modal minimum pada periode yang sama.

Adapun untuk perusahaan penunjang seperti pialang asuransi, pialang reasuransi, dan perusahaan penilai kerugian asuransi, tingkat pemenuhan ekuitas tahap pertama sudah lebih tinggi, yakni mencapai 85,45%.

Di sisi lain, OJK juga tengah menyusun Rancangan POJK (RPOJK) mengenai laporan keuangan berkala penjaminan, sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan transparansi industri penjaminan.

Untuk mendorong literasi dan inklusi dana pensiun, OJK bersama pemangku kepentingan turut mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2024 pada 6 September 2024 sebagai gerakan nasional memperluas kepesertaan dan kesadaran masyarakat mempersiapkan dana pensiun sejak dini. Selama pelaksanaannya, akan digelar lebih dari 100 kegiatan literasi dan inklusi di berbagai daerah.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Next Article OJK Bongkar 15 Perusahaan Pialang Asuransi Ilegal Beroperasi di RI


Most Popular
Features