Pesan LPS ke Anak Muda: AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali
Jakarta, CNBC Indonesia - Anak-anak muda Indonesia kini dihadapkan pada peran teknologi yang semakin memudahkan untuk berbelanja. Namun, kemudahan itu jangan sampai membuat lupa untuk mengendalikan belanja sesuai kebutuhan.
Hal ini merupakan pesan penting yang mengemuka dalam acara Lampung Financial Festival 2026, dan disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Farid Azhar Nasution.
"Jangan biarkan teknologi mengendalikan keputusan keuangan kita. Kita yang harus tetap memegang kendali," kata Farid saat membua acara Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (5/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Farid menyampaikan tiga pesan penting bagi generasi muda untuk mengelola keuangannya secara cemart. Pertama, ia mengajak anak muda untuk membiasakan belanja sesuai kebutuhan.
Sebab, belanja sesuai kebutuhan penting supaya pendapatan yang diperoleh bisa ditabung untuk kebutuhan mendatang.
"Biasakan sisihkan, bukan sisakan. Prioritaskan menabung sejak kita terima uang," tuturnya.
Kedua, ia berpesan kepada para anak muda supaya belanja sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Terutama di tengah pesannya perkembangan teknologi yang memudahkan untuk belanja.
Makanya, ia menekankan pesan penting supaya jangan sampai membiarkan teknologi mengendalikan keputusan keuangan, melainkan manusianya yang harus tetap memegang kendali untuk berbelanja sesuai kebutuhan.
"Ingat, algoritma dan artificial intelligence di gadget kita terus belajar tentang apa yang kita sukai, lalu menggoda kita untuk membeli," tuturnya.
Pesan terakhir ialah supaya generasi muda terus berusaha membangun tabungan yang tidak berwujud: karakter, ilmu, dan relasi.
Menurutnya, karakter dekat dengan spiritual capital, ilmu adalah human capital, dan relasi yang sehat adalah social capital.
"Ketiganya adalah aset yang nilainya akan terus mengikuti kita sepanjang hidup," tutur Farid.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]