Asing Net Sell Rp377 Miliar di Sesi I, Saham BBRI-ANTM Malah Diborong
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik menguat pada perdagangan sesi I Jumat (14/8/2026), di tengah berlangsungnya pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.
IHSG ditutup naik 35,42 poin atau 0,56% ke level 6.337,19 pada akhir sesi I, setelah pada perdagangan Kamis (13/8/2026) ditutup di level 6.301,77. Pergerakan indeks tercatat cukup volatil, sempat turun ke level terendah 6.267,41 sebelum berbalik menguat dan menyentuh level tertinggi 6.343,11.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, hingga akhir sesi I tercatat sebanyak 305 saham menguat, 315 saham melemah, dan 343 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp6,48 triliun dan volume perdagangan 17,04 miliar saham dalam 1,03 juta kali transaksi. Penguatan IHSG ditopang tujuh dari 11 sektor, dipimpin sektor barang baku yang naik 1,35%, sementara sektor keuangan justru melemah 0,21%.
Meski indeks menguat, berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing justru tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp377,63 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.
Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,84 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,73 triliun dan foreign sell Rp2,11 triliun.
Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) dengan nilai mencapai Rp213,13 miliar - jauh melampaui saham lainnya. Di posisi berikutnya terdapat PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang dilepas asing senilai Rp67,61 miliar, disusul PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) sebesar Rp55,57 miliar.
Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp48,17 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) Rp38,10 miliar - sejalan dengan saham BREN yang tercatat sebagai salah satu penekan utama IHSG hari ini - serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp34,78 miliar.
Tekanan jual juga terlihat pada PT Petrosea Tbk. (PTRO) sebesar Rp26,12 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp20,86 miliar, serta PT Astra International Tbk. (ASII) Rp19,96 miliar.
Di sisi lain, sejumlah saham masih menjadi buruan investor global. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp43,65 miliar, disusul PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) senilai Rp33,13 miliar.
Selanjutnya, asing juga memborong PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) sebesar Rp24,05 miliar - sejalan dengan saham VKTR yang menjadi kontributor terbesar penguatan IHSG hari ini - serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) Rp13,25 miliar dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp13,04 miliar.
Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Jumat (14/8/2026).
Net Foreign Buy
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp43,65 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp33,13 miliar
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) - Rp24,05 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Rp13,25 miliar
- PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp13,04 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) - Rp11,57 miliar
- PT Timah Tbk. (TINS) - Rp10,80 miliar
- PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) - Rp9,19 miliar
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) - Rp8,96 miliar
- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) - Rp6,74 miliar
Net Foreign Sell
- PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp213,13 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp67,61 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) - Rp55,57 miliar
- PT Indosat Tbk. (ISAT) - Rp48,17 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp38,10 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp34,78 miliar
- PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp26,12 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp20,86 miliar
- PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp19,96 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp16,66 miliar