MARKET DATA

IHSG Lompat, Asing Net Buy Rp623 Miliar & Borong Saham Bank

Redaksi,  CNBC Indonesia
04 August 2026 18:55
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 1,37% atau naik 85,12 poin ke level 6.319,61 pada perdagangan Selasa (4/8/2026), dengan penguatan yang justru semakin tajam menjelang penutupan sesi kedua. Lonjakan indeks turut ditopang oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang memborong saham-saham perbankan besar Tanah Air.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka di level 6.254,78 dan bergerak di rentang 6.238,40 hingga 6.319,61 sepanjang sesi perdagangan. Volume perdagangan tercatat mencapai 33,48 miliar saham dengan nilai transaksi Rp12,95 triliun dan frekuensi transaksi 2.126.905 kali. Sebanyak 399 saham menguat, 224 saham melemah, dan 170 saham stagnan, sementara kapitalisasi pasar BEI terkerek menjadi Rp11.054,63 triliun.

Mengutip data Stockbit, investor asing membukukan net buy senilai Rp623,48 miliar di seluruh pasar (all market) pada perdagangan hari ini, dengan rincian di pasar reguler net buy Rp741,19 miliar, dan investor asing membukukan net sell Rp117,71 miliar di pasar tunai dan negosiasi. Adapun porsi transaksi asing mencapai 32,90% dari total transaksi, sementara investor domestik masih mendominasi dengan porsi 67,10%.

Saham-saham perbankan mendominasi daftar 10 emiten dengan net buy asing terbesar hari ini. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin dengan net foreign buy senilai Rp404,43 miliar. Disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net buy Rp129,87 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp116,06 miliar.

Berikut daftar lengkap 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan hari ini:

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp404,43 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp129,87 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp116,06 miliar
  4. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp101,25 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp94,05 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp59,94 miliar
  7. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp59,75 miliar
  8. PT Timah Tbk. (TINS) - Rp59,22 miliar
  9. PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) - Rp45,18 miliar
  10. PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) - Rp36,92 miliar

Tercatat empat dari lima saham dengan net buy asing terbesar hari ini merupakan emiten perbankan raksasa (BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI), sejalan dengan penguatan tajam harga saham-saham bank pada perdagangan hari ini.

Sejalan dengan derasnya aliran dana asing, saham-saham bank mencatatkan penguatan signifikan. BBNI melesat 3,98% ke Rp3.660 per saham, BBCA menguat 3,17% ke Rp6.500, BMRI naik 2,16% ke Rp4.260, BBRI menguat 1,32% ke Rp3.060, dan BBTN naik 1,24% ke Rp1.225. Di luar sektor perbankan, TLKM menguat 1,82% ke Rp2.790, ASII naik 1,49% ke Rp5.125, dan UNTR menguat 0,84% ke Rp24.000 per saham.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Saat IHSG Anjlok, Asing Ternyata Berburu Saham Ini


Most Popular
Features