MARKET DATA

Laba Produsen Indomie (ICBP) Anjlok 33%, Ini Penyebabnya

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
03 August 2026 11:30
A worker holds instant noodle packs at a market in Jakarta, Indonesia, March 12, 2018. Picture taken March 12, 2018. REUTERS/Beawiharta
Foto: REUTERS/Beawiharta

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produk konsumer PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 11% secara tahunan year on year (you) menjadi Rp41,86 triliun pada semester I-2026. Laba usaha naik 8% menjadi Rp9,15 triliun dari Rp8,48 triliun di semester pertama tahun lalu, dan marjin laba usaha tetap sehat di kisaran 21,9%.

Meski demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 33% yoy menjadi Rp3,70 triliun dari Rp5,54 triliun pada semester pertama tahun lalu.

Dalam siaran pers, dijelaskan bahwa anjloknya perolehan itu terutama karena meningkatnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi dari kegiatan pembiayaan akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Core profit, yang mencerminkan kinerja operasional, naik 1% menjadi Rp5,40 triliun dari Rp5,37 triliun di semester pertama tahun lalu.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, mengatakan ICBP membukukan kinerja yang positif di paruh pertama tahun 2026 meski dihadapkan pada situasi pasar yang semakin dinamis.

"Di tengah situasi pasar yang masih penuh ketidakpastian, kami tetap waspada. Kami akan terus menyelaraskan produksi dengan kebutuhan pasar serta mengelola biaya secara efektif dan efisien untuk menjaga profitabilitas dan arus kas," katanya dalam siaran pers, dikutip Senin (3/8/2026).

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya


Most Popular
Features