MARKET DATA

Pendapatan Naik tapi Laba OKAS Malah Rontok 82%, Ada Apa?

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
27 July 2026 14:15
Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Foto: Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten bahan peledak pertambangan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatat penurunan laba periode berjalan hingga 81,9% pada semester I-2026 meski pendapatan masih tumbuh tipis.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), laba periode berjalan perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar US$1,06 juta, turun dari US$5,86 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan konsolidasian naik tipis menjadi US$76,33 juta dari sebelumnya US$76,08 juta.

Bisnis bahan kimia dan bahan peledak untuk pertambangan masih menjadi penyumbang utama pendapatan dengan kontribusi mencapai 95% terhadap total pendapatan konsolidasian. Di sisi lain, pendapatan dari bisnis solusi peledakan meningkat 11% dibandingkan semester I-2025.

Direktur Utama Ancora Ratno "Ale" Paskalis Hendrawan mengatakan pendapatan yang stabil tersebut mencerminkan permintaan yang tetap solid pada bisnis inti bahan kimia dan bahan peledak pertambangan yang terintegrasi secara vertikal.

"Perseroan juga terus menunjukkan kinerja keuangan yang tangguh, didukung oleh posisi terkemuka dalam manufaktur Amonium Nitrat dan penyediaan solusi peledakan, serta diperkuat oleh produksi aksesori peledak, bahan kimia lainnya, dan solusi logistik," ujar Ale dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

Di tengah pertumbuhan pendapatan, laba perseroan tertekan akibat kenaikan beban. Beban pokok penjualan meningkat menjadi US$57,39 juta dari US$53,45 juta, sementara beban operasi naik menjadi US$15,06 juta dari US$12,24 juta. Akibatnya, laba operasi turun menjadi US$3,88 juta dari US$10,39 juta pada semester I-2025.

Dari sisi neraca, total aset Ancora per 30 Juni 2026 tercatat sebesar US$157,63 juta, dengan total ekuitas mencapai US$56,84 juta. Sementara itu, total utang jangka pendek dan jangka panjang perseroan tercatat sebesar US$40,07 juta, dengan saldo kas US$7,52 juta. Perseroan juga membukukan rasio net gearing sebesar 0,57 kali, yang mencerminkan struktur permodalan tetap terjaga.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Gelar RUPS, MDKA Rombak Pengurus & Bagi Dividen Rp300 M


Most Popular
Features